DMINEWS– Salah satu agenda penting keorganisasian adalah rapat kerja nasional (Rakernas). Sebagaimana diamanatkan oleh muktamar, Rakernas paling sedikit dilaksanakan sekali dalam satu periode.

“Rakernas pertama periode kepengurusan sekarang dilaksanakan pada September 2013. Sudah satu tahun lebih, maka rakernas kedua ini dipandang perlu dilaksanakan,” ujar Ketua Bidang Sosial dan Bencana PP DMI, Andy Mappaganti, dalam rapat rutin pengurus, Jumat (31/10).

Pentingnya agenda rakernas juga menjadi sorotan dalam rapat pengurus. Wakil Ketua Umum DMI, KH Masdar Farid Mas’udi yang memimpin rapat menegaskan, harus dipetakan agenda yang jelas dan tegas agar rakernas mencapai sasaran.

Hal yang sama, beberapa waktu lalu Ketua Umum DMI, HM Jusuf Kalla juga mengingatkan, rakernas harus jelas tujuan dan pembahasannya. Menurut pria yang karib disapa JK ini, jangan sampai rakernas hanya acara seremonial semata.

“Banyak terjadi di berbagai organisasi, rakernas hanya untuk memenuhi kegiatan organisasi, sehingga yang terjadi lebih pada seremonial acara semata. Kita harus jelas, satu atau dua hal dibahas dalam rakernas sudah cukup. Yang penting jelas arah, target dan sasarannya,” ujar JK.

Sementara itu, Ketua Departemen Kominfo dan Kerjasama Antar Lembaga, Rudiantara mengingatkan perlunya organisasi (DMI) melakukan penyegaran pengurus karena banyak yang tidak aktif. Untuk itu, ia mengusulkan dalam forum rakernas nanti masalah penyegaran pengurus ini sudah selesai dan dapat dilaporkan.

Rudi yang beberapa waktu lalu ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika pada Kabinet Kerja itu juga melaporkan, pihaknya bersama tim tengah memproses sistem data masjid dan menyiapkan sayembara desain arsitektur masjid, yang diagendakan pada acara Rakernas Desember mendatang dapat dilaunching hasilnya. (hs)