DMI.OR.ID, KOLAKA TIMUR – Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi tenggara, menerima bantuan satu unit mobil pemelihara akustik masjid dari Pimpinan Pusat (PP) DMI pada Kamis (13/10) di Kantor Bupati Kolaka Timur, Tirawuta, Kolaka Timur.

Bantuan mobil akustik masjid ini diterima langsung oleh Ketua PD DMI Kolaka Timur, Drs. H. Tony Herbiansyah, M.Si., yang juga Bupati Kolaka Timur, dengan didampingi Sekretaris PD DMI Kolaka Timur, H. Iwan Firdaus D, S.Ag., M.Si.

Seperti dikutip dari laman http://kolakatimurkab.go.id/, Kabupaten Kolaka Timur juga menjadi kabupaten pertama di Provinsi Sulawesi Tenggara yang mengoperasikan satu unit mobil akustik masjid DMI.

Dalam sambutannya, Sekretrais PD DMI Kolaka Timur, Ustaz Iwan Firdaus, menyatakan bahwa mobil akustik masjid ini akan digunakan untuk kegiatan pemakmuran masjid, khususnya penataan akustik (sound system) masjid.

“Mobil akustik masjid ini akan digunakan untuk menata akustik masjid yang ada di musholla di desa, sekolah, maupun kantor yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur,” tutur Ustaz Iwan Firdaus.

Bantuan mobil akustik ini, lanjutnya, merupakan bentuk apresiasi DMI Pusat terhadap kinerja Pemkab Kolaka Timur yang sangat memperhatikan masjid-masjid di Kolaka Timur.

“Ini (mobil akustik) digunakan untuk kegiatan keagamaan dan merupakan mobil akustik pertama di Provinsi Sultra. Baru Kabupaten Kolaka Timur yang mendapatkan bantuan. Ini bertujuan untuk lebih memakmurkan masjid di Kolaka Timur,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Ketua PD DMI Kolaka Timur, Tony Hebriansyah, yang juga Bupati Kolaka Timur, menyatakan bahwa upaya memakmurkan masjid ini tidak dapat dilepaskan dari tujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat Muslim di Kolaka Timur.

“Pendekatan keagamaan memang sangat dibutuhkan, apalagi masih banyak masjid di Kolaka Timur yang kondisinya masih membutuhkan perhatian. Namun yang terpenting, kemegahan masjid harus sebanding dengan jamaah yang selalu meramaikan masjid,” ucapnya seperti dikutip dari laman http://rakyatsultra.fajar.co.id/.

Apalagi saat ini, lanjutnya, banyak aliran agama yang menyesatkan umat, khususnya kaum Muslimin. Hal harus kita waspadai. “Jangan sampai hanya karena aliran sesat, akidah kita gadaikan. Maka hanya dosa yang akan kita peroleh,” imbuhnya.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani