DMINEWS, JAKARTA – Pengurus Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) memulai secara resmi (Soft Launching) Program Sayembara Desain Arsitetur Masjid (SDAM) dengan menggelar konferensi pers di Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK), Jakarta, pada Rabu (25/3) siang.

Dalam jumpa pers itu, hadir mitra-mitra DMI dalam program SDAM seperti dari PT. Telkom, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan Indonesia Syiar Network (ISN) serta pengurus Dewan Kemakuran MASK dan berbagai media cetak maupun elektronik.

Dari IAI, hadir Ketua Badan Penghargaan dan Sayembara IAI, Ruben Tangido, sedangkan dari PT. Telkom, hadir Executive General Manager – Divisi Digital Business PT. Telkom, Ahmad Sugiarto. Adapun dari ISN, hadir juga founder ISN, Ustadz Mirza Muhammad.

Dalam soft launching ini, Sekretaris Bidang Komunikasi, Informasi (Kominfo) dan Hubungan Luar Negeri (Hublu) Pengurus Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI), Hery Sucipto, Lc, MM, menyatakan program SDAM ini meruapakan inisiasi langsung dari Ketua umum PP DMI, Dr (Hc). Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, MBA.

“Program SDAM ini merupakan kelanjutan dari program revitalisasi akustik masjid yang diinisiasi (diusulkan) secara langsung oleh Pak Jusuf Kalla selaku Ketua Umum PP DMI. Program ini sesuai dengan tagline (moto) beliau saat memimpin DMI, ‘Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid’,” tutur Hery pada Rabu (25/3) siang.

Tujuan utama dari program SDAM ini, lanjutnya, ialah membuat panduan yang baku dan lengkap untuk merancang arsitektur masjid, baik dari sisi teknis, estetika (keindahan) maupun aspek syari’ahnya.

“Selama ini, belum ada pedoman yang baku dan lengkap untuk mendesain arsitektur masjid, sehingga PP DMI mencoba mempeloporinya,” ungkap Hery.

Menurutnya, panitia telah menyediakan hadiah untuk tiga orang pemenang SDAM, yakni hadiah sebesar Rp 35 juta bagi juara pertama, Rp 10 juta untuk juara kedua dan Rp 5 juta untuk juara ketiga.

Sementara Ketua Badan Penghargaan dan Sayembara IAI, Ruben Tangido, mengumumkan lima nama juri SDAM yang dianggap berkompeten dalam bidangnya masing-masing. Keempatnya terdiri dari unsur ulama pakar arsitektur.

“Keempat juri dalam program SDAM ini adalah Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Ali Musthofa Ya’qub dan tiga orang pakar arsitektur dari IAI, yakni Ir. H. Achmad Fanani, Ir. H. Munichy B Edrees dan Ir. Imelda Akmal,” papar Ruben.

Adapun Executive General Manager – Divisi Digital Business PT. Telkom, Ahmad Sugiarto, menyatakan PT. Telkom telah menyediakanaplikasi digital untuk program SDAM yang diselenggarakan DMI ini dengan domain address http://www.sayembaramasjid.ucontest.info

“Aplikasi digital dan online ini menjadi solusi bagi program SDAM yang diselenggarakan PP DMI dengan waktu relatif singkat, sekitar satu bulan lebih, karena pengumuman pemenang akan dilakukan pada 3 Mei 2015 mendatang,” jelas Sugiarto.

Sugiarto pun meminta jama’ah MASK untuk ikut aktif menyebarluaskan aplikasi online ini sebagai bagian dari syiar dan dakwah Islam di Indonesia.

“Apalagi waktunya pun sangat singkat dan lokasi pembangunan masjid cukup menantang, yakni Masjid Nurul Amal di Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani