DMI.OR.ID, PALU – Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Palu akan membina jamaah dari 400 masjid yang tersebar di seluruh Kota Palu guna mengembangkan ilmu pengetahuan tentang Islam.

Ketua PD DMI Kota Palu, H. Mohammad Iqbal Andi Magga, S.H., menyatakan hal itu pada Selasa (27/12), setelah dilantik pada Sabtu (24/12) oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pimpinan Pusat (PP) DMI, Drs. H. Imam Addaruqutni, M.A., di Masjid Jami’, Kelurahan Baru, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

“DMI Palu ke depan, selain melakukan konsolidasi pengurus, juga akan konsolidasi program yang arahnya untuk membina masyarakat. Khususnya jamaah di semua masjid yang jumlahnya kurang lebih 400 buah,”  tutur Mohammad Iqbal di Palu, Selasa (27/12), seperti dikutip laman www.republika.co.id dari Kantor Berita Antara.

Menurutnya, DMI Kota Palu akan menyelenggarakan pendidikan dan kajian keislaman di masjid-masjid guna menambah pengetahuan jamaah masjid di sela-sela ibadah yang sedang dilaksanakan.

“Hal ini bertujuan menjadikan masjid sebagai pusat peradaban dan pembangunan kemanusiaan, khususnya bagi ummat Islam,”  papar Mohammad Iqbal yang juga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu.

DMI Kota Palu, lanjutnya, membutuhkan ide-ide cerdas dan kerja-kerja maksimal dari pengurus dan jama’ah masjid yang diikuti dengan keimanan dan ketaqwaan. “Hal ini penting untuk mewujudkan masjid sebagai pusat kajian dan pendidikan serta peradaban Islam,” tegasnya.

Pernyataan senada diungkapkan Ketua Pimpinan Wilayah (PW) DMI Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Drs. H. Baharuddin HT., M.Si. “PD DMI Kota Palu harus berupaya memakmurkan 400 masjid yang ada,” tutur Baharuddin.

“Data yang kami peroleh, jumlah masjid di Kota Palu hampir mencapai 400 masjid yang harus dimakmurkan oleh DMI Kota Palu,” ujarnya.

Menurutnya, DMI Kota Palu memiliki tugas dan fungsi untuk mengembangkan masjid, yakni dengan menempatkan masjid-masjid di kota itu sebagai pusat pendidikan dan peradaban Islam.

Bahkan, imbuhnya, DMI Kota Palu juga memiliki tanggung jawab untuk membina umat Islam agar ummat semakin mencintai dan mengenal Islam secara mendalam. “Sasaran program ini khususnya para jamaah di semua masjid di Kota Palu,” ungkapnya.

“Masjid dengan seluruh peran dan fungsinya dapat menjadi kekuatan umat Islam dalam aspek pendidikan, ekonomi, keagamaan, sosial dan budaya, yang harus di wujudkan dan dikembangkan oleh umat Islam,” jelasnya.

Masjid, lanjutnya, menjadi sumber kekuatan umat Islam. Itu sebabnya kita perlu melakukan gerakan lewat program-program yang dilanjutkan secara maksimal oleh masyarakat.

“Hal ini penting untuk membentengi dan membina masyarakat sehingga berdampak terhadap pengembangan ilmu pengetahuan,” ucapnya.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani