DMI.OR.ID, KULONPROGO – Pimpinan Wilayah (PW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengukuhkan kepengurusan Pimpinan Daerah (PD) DMI Kabupaten Kulonprogo 2015-2020 pada Sabtu (19/12). di aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Kabupaten Kulonprogo, DIY.

Seperti dikuti dari laman http://krjogja.com/, Jajaran PD DMI Kabupaten Kuloprogo 2015-2020 terdiri dari Ketua PD DMI, H. Jumanto, SH., Wakil Ketua I, Drs H Wakiyo MA, dan Wakil Ketua II, Drs. H. Damanhuri, M.A., serta Sekretaris,  Mudopati Purwohandowo S.STP.

Jajaran pengurus lainnya adalah Wakil Sekretaris I PD DMI, H. Hardiyanto  B.A., Wakil Sekretaris II, Saeful Hadi S.Ag M.Pd.I., Bendahara, Dwi Anjar Wibowo, Wakil Bendahara I, Sofwati S.Ag, Wakil Bendahara II, Edi Suyanto S.I.P., serta dilengkapi sembilan bidang.

Sembilan bidang itu ialah: I. Bidang Pemberdayaan Perempuan, II. Kesehatan dan Lingkungan, III. Sosial dan Pembinaan Mualaf, IV. Pemberdayaan Organisasi, V. Pusat Informasi Masjid, Pendidikan dan Latihan, VI. Hukum Wakaf dan Humas, VII. Usaha dan Pemberdayaan Ekonomi Umat, dan VIII. Kepemudaan Remaja dan Seni Budaya, serta IX. Dakwah dan Pengkajian.

Dalam sambutannya, Ketua I Bidang Organisasi PW DMI Provinsi DIY, Ir. H. Sutaryo, berharap agar PD DMI Kabupaten Kulonprogo segera melakukan pendataan terhadap aset-aset masjid, termasuk status tanah dimana masjid itu berdiri.

“Tanah, bila merupakan (bertatus) tanah wakaf harus segera dibuatkan sertifikat wakafnya. Jangan sampai terjadi masalah di kemudian hari terkait wakaf maupun tanah kas desa,” ungkap Sutaryo pada Sabtu (19/12).

Dalam acara ini, Ir. H. Sutaryo mewakili Ketua PW DMI Provinsi DIY, Prof. Dr. H. Muhammad, M.Ag., saat mengukuhkan Pengurus PD DMI Kabupaten Kulonprogo.

Sutaryo pun berharap PD DMI Kabupaten Kulonprogo segera melakukan konsolidasi ke dalam sebab tantangan DMI tidak ringan, terutama dalam hal perlunya sosialisasi kelembagaan kepada masyarakat. “Sebab, banyak yang belum tahu terhadap keberadaan dan kiprah DMI,” paparnya.

“Demikian pula keberadaan DMI, salah satu tugasnya adalah menangani pembenahan akustik masjid karena pengeras suara tidak harmonis dan efektif,” jelas Sutaryo.

Menurutnya, karena saat ini sudah ada armada mobil dengan perlengkapan dan peralatan akustik untuk membenahi sound system masjid-masjid. “Tolong kalau ada masalah dengan sound system, segera menghubungi PW DMI DIY,” ujarnya.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani