DMI.OR.ID, JAKARTA – Tim Akustik Dewan Masjid Indonesia (DMI) menggelar Pelatihan Singkat Akustik Masjid DMI sejak Sabtu (26/8) hingga Ahad (27/8) di kantor Pimpinan Pusat (PP) DMI, Jakarta, yang diikuti 12 orang peserta dari Provinsi Aceh, Banten, dan Jawa Barat.

Tim Teknisi Akustik PP DMI, Drs. H. Aziz Muslim, M.Si., menyatakan hal itu pada Sabtu (26/8) petang, saat diwawancarai DMI.OR.ID di Kantor PP DMI, Jakarta.

“12 orang peserta itu terbagi atas empat tim, yakni dua tim dari Aceh, satu tim dari abupaten Pandeglang, Banten, dan satu tim dari Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Setap tim terdiri dari tiga orang teknisi,” tutur Aziz Muslim.

Kegiatan ini, lanjutnya, dimulai dari Pukul 08.00 WIB pada Sabtu (26/8) dan akan berakhir pukul 17.00 WIB pada Ahad (28/5). Acara ini dibuka oleh Sekretaris PP DMI, Dr. H. Munawar Fuad Noeh, M.A., yang juga Manager Program Nasional Penataan Akustik DMI, pada Sabtu (26/8).

“Program revitalisasi akustik masjid ini adalah amanat program nasional PP DMI di masa kepemimpinan Bapak DR. H. Muhammad Jusuf Kalla. Rekan-rekan adalah Wirausahawan Muda Muslim, Young Moslem Entrepreneur. Ini sesuai dengan motto DMI, Dimakmurkan dan Memakmurkan Masjid,” tutru Munawar saat memberikan kata sambutan di Kantor PP DMI, Jakarta.

Tim Akustik DMI, lanjutnya, berharap agar seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat menjadi lebih sejahtera dalam waktu dua hingga tiga tahun ke depan dengan dasar keterampilan ini.

“Kondisi akustik masjid yang baik dapat meningkatkan fungsi masjid sebagai tempat ibadah. Selama dunia belum kiamat, maka ada azan. Jika ada azan maka selalu ada masjid. Jadi, program peningkatan fungsi masjid melalui akustik ini hanya ada di Indonesia, menjadi satu-satunya di dunia,” papar Munawar.

Menurutnya, kegiatan ini sangat memberikan manfaat secara keagamaan kepada para teknisi akustik masjid. Kita niatkan sebagai pengabdian sembari meningkatkan kemakmuran masyarakat, Insya Allah berkah.

“Mari berniat untuk menghadirkan kegiatan ibadah di masjid dengan kualitas akustik yang baik. Mari meniti langkah menjadi pengusaha Muslim yang baik. Jadikan kegiatan ini sebagai bagian dakwah dan syiar Islam kita serta ajang untuk bersilaturrahmi,” ungkapnya.

Munawar pun mengajak seluruh peserta untuk bekerja dan beribadah dengan kualitas terbaik sesuai dengan kemampuan dasar (basic skills) akustik yang dimiliki dan mengutamakan kecepatan dan ketepatan dalam bekerja.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani