DMINEWS, MEDAN – Gubernur Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Ir. H. Gatot Pujonugroho, meminta Pelajar Islam Indonesia (PII) mempersiapkan diri untuk pergantian generasi ummat dan bangsa Indonesia di masa depan.

“Proses regenerasi adalah sunnatullah. Sebagai generasi muda Islam, PII harus mempersiakan diri untuk proses regenerasi baik secara aqidah, moral, intelektual, keterampilan, pengalaman maupun memperluas wawasan keindonesiaan sesuai dengan kepribadian PII,” tutur Gatot pada Ahad (3/5) malam.

Gubernur Gatot menyampaikan hal itu saat berlangsungnya jamuan makan malam dengan Keluarga Besar PII dan Pengurus Besar (PB) PII di rumah dinas Gubernur, Ahad (3/5). Tepatnya, dalam rangka Musyawarah Nasional (Munas) PII di Medan, 4-7 Mei 2015.

Informasi ini dilansir dari rilis Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Muhammad Natsir Zubaidi, kepada DMINEWS, Senin (4/5) pagi.

Menurut Gubernur Gatot, kesiapan kader-kader PII sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan bangsa yang cukup berat, khususnya bagi anak-anak muda Indonesia. Misalnya darurat narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) serta darurat pornografi dan pornoaksi yang harus kita tanggulangi bersama.

Dalam jamuan makan malam ini, hadir para mantan aktifis PII yang tergabung dalam Keluarga Besar PII seperti Sutrisno Bachir, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Dr. Farouk Muhammad, Prof. Usman Pelly, Ghazali Lubis, Natsir Zubaidi dan Rasyid Muhammad.

Hadir pula Ketua Umum PB PII, Randhy, dan peserta Munas dari 22 provinsi serta beberapa anggota DPD RI.

 

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

Keterangan Foto: Gubernur Sumut, Gatot Pujonugroho, sedang menyambut PB PII di rumah dinasnya.