“Dalam beberapa tahun ini, dana hibah yang kami terima dari pemerintah daerah semakin mengecil. Padahal, kegiatan kami cukup banyak dan berskala cukup besar,” ujar Djamaluddin.tambahnya.DMI.OR.ID, FAKFAK – Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Fakfak memiliki tiga agenda besar yang diharapkan dapat terlaksana di masa kepengurusan DMI Kabupaten Fakfak Periode 2016-2021.

Ketua PD DMI Fakfak Periode 2011-2016, Ustaz H. Djamaluddin Leto, S.Ag., M.M.Pd., menyatakan hal itu pada ahad (11/12/16), sehari sebelum dimulainya Musyawarah Daerah (Musda) V DMI Kabupaten Fakfak, seperti dikutip dari laman https://infofakfak.com/.

“Ada tiga agenda besar yang mudah-mudahan bisa dilaksanakan oleh pimpinan daerah yang akan datang, antara lain pembentukan DMI di tingkat distrik, kalibrasi arah qiblat, serta pendataan masjid di seluruh Kabupaten Fakfak,” jelas Djamaluddin.

Ustaz Djamaluddin juga memaparkan sejumlah masalah yang sedang dihadapi oleh DMI Kabupaten Fakfak, khususnya pendanaan organisasi yang bersumber dari dana hibah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Fakfak.

“Dalam beberapa tahun ini, dana hibah yang kami terima dari pemerintah daerah semakin mengecil. Padahal, kegiatan kami cukup banyak dan berskala cukup besar. Akibatnya, masih banyak pekerjaan yang belum bisa dilaksanakan,” ucapnya.

Ketua Panitia Pelaksana Musda V DMI Kabupaten Fakfak, H. Burhan Boiratan, S.Pd.I., menyatakan bahwa kegiatan ini sengaja dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Acara ini memang dibuat bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad. Dengan begitu, momen Musda ini akan menyatu dengan semangat mencintai Rasulullah,” papar Burhan.

Seperti organisasi lainnya, lanjut Burhan, Musda V DMI Kabupaten Fakfak merupakan kegiatan wajib  untuk sarana pertanggungjawaban PD DMI periode saat ini.

“Selain itu, Musda juga akan memilih pimpinan daerah yang baru untuk periode lima tahun ke depan serta menentukan arah organisasi di masa mendatang,” ungkapnya.

Menurutnya, panitia juga telah mengundang tokoh-tokoh agama untuk turut aktif dalam penjaringan calon ketua dalam Musda V DMI Kabupaten Fakfak ini. “Selain itu, pengurus masjid juga menjadi peserta Musda dan tentu memiliki hak untuk mencalonkan dan dicalonkan,” tuturnya.

Burhan pun berharap agar Musda V ini dapat menghasilkan kepengurusan DMI yang bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani