Setiap makhluk hidup pasti mengalami kematian dan setiap makhluk hidup yang mati akan menjadi kenangan bagi lingkungan terdekatnya.

Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading dan manusia mati meninggalkkan nama.

Peribahasa ini sangat sesuai untuk menggambarkan perjalanan kehidupan manusia seperti yang dalam taushiyah berikut:

Dari tempat wisata, orang suka memposting foto di media sosial, keterangan dan kenangannya. Lalu kalau kita sudah meninggalkan dunia ini, apa yang orang kenang tentang kita?

Kenangan buruk naudzubillah, kenangan baik alhamdulillah. Menjadi pribadi baik atau buruk adalah pilihan yang ditempuh manusia

Penulis:

Sekretaris Departemen Dajwah dan Pengkajian Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI), Drs. H. Ahmad Yani

Redaktur: Muhammad Ibrahim Hamdani