DMI.OR.ID, JAKARTA – Kementerian Kebudayaan dan Penerangan Kerajaan Saudi Arabia (KSA) dan Program Studi Arab Fakultas Ilmu Pengetahuan budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan seminar bertajuk Saudi Cultural Days 2016 pada Senin (28/3) di Kampus FIB UI, Depok, Jawa Barat.

Seminar yang terbagi dalam dua sesi ini menghadirkan beberapa narasumber yang ahli tentang hubungan bilateral antara KSA dan Republik Indonesia (RI) dalam berbagai bidang, meliputi hubungan keagamaan, sosial, budaya, ekonomi, pendidikan, politik, dan perdagangan (ekspor-impor), serta keamanan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi dengan sambutan dari Dekan FIB UI, Dr. Adrianus Laurens Gerung Waworuntu, S.S., M.A., dan Duta Besar (Dubes) KSA untuk RI, H.E. Dr. Mustafa bin Ibrahim Al-Mubarak.

Pada sesi pertama diskusi ini terdapat dua narasumber, yakni Pejabat Kementerian Kebudayaan dan Penerangan KSA, H.E. Dr. Faiz As-Syahri, dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBPP) RI untuk KSA Periode 2009-2013, Drs. H. Gatot Abdullah Mansyur. Adapun moderator dalam sesi ini adalah Pejabat Kementerian Kebudayaan dan Informasi KSA, Dr. Muhammad Al-Biyani.

Pada sesi kedua juga terdapat dua narasumber, yakni Kepala Program Pascasarjana Studi Kajian Timur Tengah dan Islam (PSKTTI) Universitas Indonesia (UI), Dr. H. Muhammad Luthfi Zuhdi, M.A., dan Dr. Muhammad Al-Biyani. Adapun moderator dalam sesi kedua adalah Dr. Afdol Thariq Wastono, M.Hum.

Berdasarkan pantauan DMI.OR.ID, seminar ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa FIB UI dan para peminat kajian Timur Tengah, khususnya relasi bilateral atara Saudi Arabia dan Indonesia. Seminar berlangsung sangat menarik dengan sesi tanya jawab yang mengundang antusiasme pembicara dan mahasiswa.

Para pembicara mengupas berbagai hal terkait sejarah relasi jazirah Arabia dan Kepulauan Nusantara dari masa ke masa hingga hubungan diplomatik antar RI dan KSA. Berbagai hal dalam hubungan kedua negara pun dibahas secara mendalam oleh para pembicara. Khususnya, tentang peran agama Islam dan berkembangnya Islam di Kepulauan Nusantara.

Dalam kegiatan ini, turut hadir Direktur Pusat kajian Timur Tengah dan Islam (PKTTI) UI, Dr. H. Abdul Muta’ali, M.A., M.I.P., serta beberapa staf diplomatik Kedutaan Besar (Kedubes) Saudi Arabia di Indonesia.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani