DMI.OR.ID, JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) menghadirkan sejumlah narasumber dalam kegatan Lokakarya Nasional Pengelolaan Waqaf dan Aset-Aset Masjid di Indonesia pada Selasa (26/5) di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Pada hari kedua pelaksanaan Lokakarya Waqaf, Selasa (26/5) malam, PP DMI menghadirkan sejumlah narasumber dalam acara dialog dan talkshow dengan lebih dari 250 orang Pimpinan Wilayah (PW) DMI, panitia dan PP DMI.

Dalam sesi dialog itu, hadir beberapa narasumber seperti Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP DMI, Drs. H. Imam Addaruqutni, MA, Ketua Bidang Pemberdayaan Organisasi dan Pengembangan SDM, Drs. H.R. Maulany, SH, dan Ketua Bidang Pengembangan Ekonomi Umat (PEU) dan IPTEK, Drs. H. Abdilla Fauzi Achmad, MBA, AAIK.

Hadir pula Ketua Bidang Sosial Kemanusiaan dan Kesejahteraan Umat, Drs. H. Andi Mappaganty, MM, dan seorang pembicara lainnya, perwakilan dari PW DMI. Dalam sesi dialog yang berjalan dinamis dan sangat interaktif itu, Sekjen PP DMI menjelaskan tentang latar belakang dan alasan berdirinya DMI pada 22 Juni 1972 silam.

Menurutnya, DMI berdiri sebagai jawaban ummat Islam terhadap dampak negatif dari dimulainya program Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) di era Presiden Soeharto ketika itu. “Misalnya, ummat Islam mulai banyak yang meninggalkan masjid akibat sibuk mengikuti program Repelita dan muli menikmati pembangunan di era orde baru,” jelas Imam.

Adapun Ketua Bidang PEU dan IPTEK PP DMI menjelaskan tentang berbagai program kerja sama ekonomi antara PP DMI dengan sejumlah instansi pemerintah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Apalagi Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian (Ekuin), Dr. Sofyan A. Djalil, SH, MA, MALD, juga menjadi Ketua Bidang Komunikasi, Informasi (Kominfo), Hubungan Antar Lembaga (Hubla) dan Luar Negeri (Hublu) PP DMI,” tutur Abdilla.

Dalam sesi dialog berikutnya, PP DMI menghadirkan sejumlah narasumber di bidang pemanfaatan teknologi informasi. Dalam sesi diskusi ini, dibahas tentang pemanfaatan teknologi informasi berbasis masjid dan aplikasi online untuk sebesar-besarnya kepentingan jama’ah, pengurus dan imam masjid serta ummat Islam pada umumnya.

Beberapa narasumber yang hadir yakni Sekretaris PP DMI, Dr. H. Munawar Fuad Noeh, Team Leader Sales Department (SD) PT. TOA Galva Prima, Bram Syakir, dan Chief Executive officer (CEO) Aksaramaya, Sulasmo Sudharno, yang menawarkan aplikasi online Jami’, Media Sosial Berbasis Masjid.

Adapun moderator dalam sesi ini ialah Tim Teknisi Akustik Masjid PP DMI, Drs. H. Aziz Muslim, yang juga dosen filsafat Islam di Universitas Islam Asy-Syafi’iyah UIA, Jakarta.

Apalagi, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Drs. H. Rudiantara, MBA, adalah juga Ketua Departemen Kominfo, Hubla dan Hublu PP DMI, sehingga aplikasi ini sangat mungkin dimanfaatkan oleh jama’ah dan komunitas masjid secara gratis, khususnya para pengurus DMI.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani