DMI.OR.ID., JAKARTA – Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) bekerjasama dengan Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) telah menyelenggarakan kegiatan bertajuk Pelatihan Tenaga Kerja Penjualan (TKP) Mitra Toko Baitul Pangan (Tobatan) Perum Bulog pada Sabtu (8/9) hingga Ahad (9/9) di Kantor Perum Bulog, Jakarta.

Kegiatan ini diikuti sejumlah pengurus Tobatan dari sejumlah masjid di Jakarta yang memiliki outlet Tobatan, yakni tiga peserta dari Masjid ar Rahman yang berlokasi di Jalan Swadaya, RT 10, RW 09, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel), dan dua peserta dari Masjid Nurul Haq yang berlokasi di Jalan Asem Baris Raya Nomor 37, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jaksel.

Hadir pula dua peserta dari Masjid al Ikhwan yang berlokasi di Jalan Duri Kepa, RT 01, RW 01, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat (Jakbar), dan tiga peserta dari Masjid at-Taqwa yang berlokasi di Jalan Sakti IV Nomor 8, RT 08, RW 09, Kemanggisan, Palmerah, Jakbar. Jadi terdapat 10 peserta yang mengikuti pelatihan ini.

Dalam rilisnya kepada DMI.OR.ID pada Ahad (9/9), Kepla Sub Divisi (Kasubdiv) Pemasaran Penjualan Langsung Perum Bulog, H. Dedi Sabetra, menyatakan bahwa seluruh peserta pelatihan ini juga diajak langsung untuk turun lapangan ke outlet Tobatan di Masjid Nurul Haq.

“Dalam kegiatan ini, seluruh peserta kami ajak untuk berkunjung ke outlet Tobatan di Masjid Nurul Haq, Kebon Baru, Tebet, Jaksel, termasuk ke kediaman Ketua RT 007, RW 06, Kebon Baru, Tebet, Jaksel, Pak Jojo Efendi, yang juga mengelola Tobatan,” tuturnya.

Tujuannya, lanjut Dedi, ialah untuk mempererat kerja sama Tim Tobatan baik dari DMI, Bulog, maupun DKM Masjid Nurul Haq, serta ketiga masjid lainnya yang memiliki outlet Tobatan. Dalam kunjungan ini, turut hadir Wakil Sekretaris Pimpinan Daerah (PD) DMI Kota Jaksel, Ustaz Ir. H. Rahadi Mulyanto.

Berdasarkan pantauan DMI.OR.ID pada Ahad (9/9), kegiatan ini juga menghasilkan Komitmen Bersama antara seluruh peserta kegiatan, Tim Pelayanan Penjualan Perum Bulog DKI Jakarta, dan Tim Pelatihan Pemasaran Penjualan Bulog Pusat, serta Tim Peninjau dari DMI untuk memajukan program Tobata bersama-sama.

Secara umum, komitmen itu terdiri dari dua bagian, yakni fakta dan solusi. Terdapat tiga fakta yang tertulis dalam komitmen bersama ini, diantaranya sosialisasi di masyarakat sekitar masjid yang beum maksimal sehingga pendapatan infaq dari program Tobatan dalam setiap satu kali pembelian ke Bulog ialah sebesar Rp 600.000 hingga Rp 1.600.000.

Fakta lainnya, jawal buka Tobatan ialah setiap hari Senin sampai Jumat, dari Pukul 09.00 – 15.00 WIB, serta pengelola yang ditunjuk belum maksimal di dalam penjualan dan masih bersifat pasif dalam mencari konsumen.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani