DMI.OR.ID, JAKARTA – Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Ikhlash Jatipadang telah menerima secara resmi Sertifikat internasional Organization for Standardization (ISO) 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu Masjid dari International Standards Certification (ISC) Australia pada Sabtu (4/11) siang di aula Masjid al-Ikhlash Jatipadang, Jakarta Selatan (Jaksel).

Berdasarkan pantauan DMI.OR.ID, prosesi penyerahan ini diberikan langsung oleh Lead Auditor ISC Australia, Rickman J. Mather, dengan disaksikan langsung Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI), Drs. H. Imam Addaruquthni, M.A., serta Ketua dan Sekretaris PD DMI Kota Administrasi Jaksel,  KH. Sanusi Haji Dahlan (HD) dan Drs. H. Eddy KS.

Sekjen PP DMI, Imam Addaruquthni, dan Lead Auditor ISC Australia, Rickman J. Mather, serta Kyai Sanusi pun masing-masing memberikan kata sambutannya dalam acara ini.

Termasuk presentasi tentang proses panjang DKM Masjid Al Ikhlash Jatipadang untuk meraih ISO 9001:2015 dan versi sebelumnya, ISO 9001:2008, oleh Kepala Bidang (Kabid) Bina Program dan ISO Masjid al-Ikhlash Jatipadang, Ustaz Ir. H. Rahadi Mulyanto, yang juga Wakil Sekretaris Pimpinan Daerah (PD) DMI Kota Jaksel.

Dalam rangkaian acara ini, Ketua Umum DKM Masjid Al Ikhlash Jatipadang, Ir. H. Budi Sahirman, M.Sc., dan Ketua Yayasan Mujahidin Pegawai Pertanian, Dr. H. Sinis Munandar, M.S., juga meluncurkan secara resmi Sistem Akuntansi Masjid Online, dengan prosesi menekan tombol mouse komputer secara bersama-sama.

Sistem Online ini dibuat oleh salah satu jama’ah Masjid al-Ikhlash Jatipadang, Absar Jannatin, S.E., Ak., yang juga pemilik Absar Jannaatin & Co Accounting, Management, Information Technology – Solution. Sebelum diimplementasikan husus untuk akuntansi masjid, software keuangan untuk sistem ini juga telah beroperasi pada perusahaan-perusahaan besar kliennya.

Menurut Rahadi Mulyanto, setelah software itu diimplementasikan di Masjid Al Ikhlash Jatipadang, maka selanjutnya akan diwaqafkan untuk semua masjid yang mau menerapkan sistem software itu.

“Setelah diimplementasikan di MAsjid Al Ikhlash Jaripadang, software keuangan itu akan diwaqafkan untuk semua masjid yang mau menerapkan dan menggunakan Sistem Akuntansi Masjid Online,” paparnya pada  Senin (6/11), saat dihubungi DMI.OR.ID.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani