Sri Sultan HB X: Hasil KUII VI Jangan Membingungkan Umat Islam DMINEWS, YOGYAKARTA — Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VI jangan sampai membingungkan umat Islam dengan rekomendasi yang tidak jelas.

Gubernur Provinsi Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, menyatakan KUII VI jangan sampai membuat bingung umat Islam, laksana untaian biji tasbih yang keluar dari rangkaiannya.

“Saya berharap KUII VI ini dapat mewujudkan kemaslahatan ummat di bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya dalam lingkup ‘Ukhuwwah Basyariyah’. Jadi, KUII jangan sekedar membahas persoalan ibadah.

Menurutnya, jangan sampai KUII VI justru membingungkan umat, laksana untaian biji tasbih yang keluar dari rangkaiannya.

“KUII VI harus menghasilkan solusi tepat di jalan lurus, sehingga ummat Islam memperoleh berkah, rahmat dan keselamatan dari Allah SWT,” jelasnya.

Sri Sultan menyatakan hal itu dalam acara Pembukaan KUII VI, pada Senin (9/2) di Keraton Pagelaran Ngayogyakarto Hadiningrat. KUII VI diselenggarakan di hotel Inna-Garuda pada Ahad (8/2) hingga Rabu (11/2).

Sri Sultan pun mendo’akan agar seluruh peserta KUII VI senantiasa berada dalam iman, Islam dan ihsan.

Sultan pun bersyukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya KUII VI sembari menghaturkan sholawat dan salam kepada Rasulullah Muhammad SAW.

Dalam acara pembukaan ini, hadir Wakil Presiden (Wapres) RI, Dr (Hc). Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, MBA. Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Prof. Dr. H. Muhammad Din Syamsudin, MA., Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani