DMINEWS — Sekretaris Jenderal Dewan Masjid Indonesia (DMI), Imam Addaruquthni mengatakan, proses dakwah memberikan perhatian serius pada peningkatakan kesejahteraan umat.


Hal itu dikatakan Imam saat memberikan sambutannya pada penandatanganan kerjasama antara PT Telkom Indonesia dan DMI, di kantor DMI, kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/11).

“Dakwah harus terus ditingkatkan, tidak saja pada kuantitas ceramah, tapi juga pada aspek pelayanan konkret yang langsung bermanfaat pada kehidupan sosial umat dan masyarakat,” kata dia.

Lebih lanjut Imam menegaskan, jika selama ini dakwah dengan model ceramah sudah terlalu banyak, bahkan mungkin overlode. Karena itu, kata dia, agar dapat lebih dirasakan dan bermanfaat, dakwah terus diupayakan pada tindakan nyata.

“DMI saat ini dengan program-programnya mengutamakan pada aksi nyata, bukan sekadar ceramah dan sejenisnya. Ada program PAUD, penataan kualitas akustik masjid, pemberdayaan usaha kecil di kalangan takmir masjid, dan lain sebagainya,” papar Imam.

Menurut dia, DMI bekerjasama dengan Kemdikbud telah membangun lebih dari 2000 sekolah usia dini (PAUD) berbasis masjid, menata dan membenahi kualitas soundsystem/akustik lebih 3700 masjid, dan program pemberdayaan ekonomi umat.

Semua program tersebut, jelas Imam, menjadi prioritas yang digariskan oleh ketua umum DMI, HM Jusuf Kalla. Kalla, kata dia, ingin bagaimana DMI dirasakan manfaatnya bagi umat.

Dalam kerangka itulah, papar Imam, DMI menggandeng Telkom untuk meningkatkan kualitas dakwah melalui teknologi informasi dan komunikasi.

“Bentuk konkret programnya nanti akan dirumuskan secara detil oleh tim teknis DMI bersama pihak Telkom. Plt Dirut Telkom sudah berkomitmen akan dukung penuh program DMI,” pungkas Imam.