Selama ini, salah satu kesan kita bila disebut Maluku adalah daerah minoritas Muslim. Padahal dalam obrolan dengan saya, kata Gubernurnya, Ir. H. Said Assagaff, penduduk muslim di Maluku telah mencapai 55%.

Ketika saya ke Papua dua tahun yang lalu, Dr. H. Wahidin Puarada, M.Si., Mantan Bupati Fakfak dua periode, mengatakan bahwa penduduk Muslim Papua sebanyak 40%, sedangkan Papua Barat ada 60% Muslimnya, bahkan di Kabupaten FAKFAK, muslimnya 75%.

Selama dua hari berada di Ambon, ada salah seorang dai yang ngobrol dengan saya, namanya Dindin. Ia berasal dari Ciamis dan sudah 15 tahun berdakwah di sana. Dahulu ia berdakwah di Saparua dan saat ini berdakwah di Amahe. Untuk sampai ke Ambon dan mengikuti acara, ia harus naik kapal cepat selama dua setengah jam dengan ongkos sebesar Rp 115.000.

Selain itu, ada pula yang kalau mau ke Ambon harus naik pesawat dari Tual, misalnya dengan tiket pesawat Rp 2 juta, lebih mahal dibandingkan pergi ke Jakarta. Tapi bila naik kapal, adanya hanya dua pekan sekali.

Penulis: Ustaz Drs. H. Ahmad Yani

Sekretaris Departemen Dakwah dan Pengkajian Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indoensia (DMI) / Penulis buku Siapapun Bisa sedekah.

Redaktur: Muhammad Ibrahim Hamdani