DMI.OR.ID, MATARAM – Proses pembangunan masjid Islamic Centre di kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), rencananya akan selesai di akhir tahun 2015 sehingga bisa digunakan untuk kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) pada tahun 2016. Hingga saat ini, proses pengerjaan tinggal minus satu persen atau telah selesai 99 persen.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi NTB, Wedha Magma Ardhi, menyatakan hal itu pada Rabu (19/8), seperti dikutip dari laman www.republika.co.id.

“Sesuai jadwal, masjid Islamic Centre masih bisa beres 2015 meskipun pembangunan minus satu persen, saya kawal terus. Jika pembangunan masjid berada dalam minus lima persen atau bahkan 15 persen, maka harus ada rapat pembuktian di tingkat eselon II,” tutur Wedha.

Menurutnya, kontraktor masjid Islamic Centre juga harus dipastikan bisa bekerja sesuai jadwal. Jika kontraktor tidak bisa memenuhi target, maka kontraktor dapat diputus kontraknya.

Salah satu penyebab pembangunan masih minus satu persen, lanjutnya, ialah karena libur lebaran. Namun, kontraktor diharapkan dapat menyelesaikan embanguan sesuai jadwal.

“Saya minta panitia Program Pengembangan Kecamatan (PPK) terus mengawasi proses pembangunan masjid,” paparnya.

Wedha pun menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB menargetkan pembangunan masjid Islamic Centre selesai di akhir 2015. “Saat ini, tahapan pembangunan masjid tinggal menyelesaikan ruang serba guna, eskalator, pelataran masjid dan penyempurnaan lainnya,” ujar Wedha.

“Pembangunan landscape akan dilakukan setelah kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) selesai. Pasalnya, jika pembangunan landscape dilakuan saat ini, maka targetnya sulit untuk dikejar,” ungkapnya.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani