DMI.OR.ID, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, telah menerima kunjungan dari Pimpinan Yayasan Museum As-salamu Alaika Ayyuha An-nabiy pada Selasa (30/7) di Kantor Wapres RI, Jakarta.

Seperti dilansir dari https://www.republika.co.id/, pertemuan itu membahas rencana pembangunan Museum Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam (SAW) di Indonesia yang diselenggarakan bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI).

“Ini yayasan yang (akan) membangun museum, termasuk keinginannya membangun museum perjalanan Rasulullah (di Indonesia),” tutur Wapres Jusuf Kalla saat diwawancarai para wartawan di Kantor Wapres, Jakarta, pada Selasa (30/7).

Pemerintah RI, lanjunya, menyambut baik rencana pembangunan Museum Rasulullah Muhammad SAW di Indonesia. “Museum Rasulullah sangat penting bagi umat Islam untuk mengetahui perjalanan (hidup) Rasulullah SAW dan perkembangan agama Islam hingga di Indonesia,” papar Wapres Jusuf Kalla yang juga Ketua Pimpinan Pusat (PP) DMI itu.

Menurutnya, museum Rasulullah yang akan dibangun nanti juga menyertakan sejarah Islam di Indonesia. “Kita masukkan perjalanan Islam Indonesia, jadi ada nasionalnya, juga ada perjalanan Rasulullah,” ungkapnya.

Namun Wapres Jusuf Kalla mengaku belum bisa memastikan lokasi pendirian museum Rasulullah SAW. Saat ini, pemerintah sedang menyiapkan lahan untuk lokasi Museum Rasulullah SAW.

“Kita akan menyiapkan juga lahan supaya juga menjadi bagian daripada dakwah. Sementara ini kita lagi cari lahan yang cocok,” jelas peraih penghargaan Tokoh Perubahan Republika Tahun 2010 itu.

Dalam pertemuan ini, Wapres Jusuf Kalla didampingi oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB) RI, H. Syafrudin, M.Si., yang juga Wakil Ketua Umum PP DMI.

Seperti dilansir dari laman https://www.antaranews.com/, pertemuan ini juga dihadiri oleh Assistant General Supervisor dari Al-Salamu Alayka Ayyuha An-Nabi Endowments Makkah, Syeikh Abdullah Nashir Al-Qarni.

“Museum ini diharapkan dapat diakses tidak hanya oleh masyarakat Muslim Indonesia, tetapi juga masyarakat Non-Muslim agar dapat merasakan toleransi dan ajaran Islam yang agung dan mulia,” jelas Syeikh Abdullah Nashir pada Selasa (30/7), kepada Wapres Jusuf Kalla.

Menurutnya, Indonesia merupakan negara Non-Islam dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Diharapkan agar pembangunan Museum Rasulullah Muhammad SAW dapat meningkatkan toleransi di kalangan masyarakat Indonesia.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani