Mari Belajar dari firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Yusuf ayat 22-34. Nabi Yusuf Alaihis Salam (AS) berada di negeri orang. Banyak orang bermaksiat karena jauh dari keluarga dan kampungnya. Namun, tidak bagi Nabi Yusuf AS.

Nabi Yusuf AS tidak menggoda dan merayu wanita, tetapi wanita cantik itu yang merayunya. Secara pribadi, Nabi Yusuf pun ada perasaan tertarik dengan wanita itu. Jadi, Peluang zina begitu besar, apalagi wanita itu sudah mengunci pintu dan mendekatinya.

Belajar dari Nabi Yusuf AS, beliau memiliki Iman yang kokoh, tetap berlindung kepada Allah, dan memiliki akhlak mulia. Nabi Yusuf AS juga tidak mau mengkhianati orang yang telah berlaku baik dan percaya kepadanya. Semua ini menjadi faktor untuk tidak berlaku buruk dan keji.

Seks itu mulia, halalnya hanya dengan aqad nikah yang sah, bukan dengan suka sama suka, bukan pula dengan membayar, apalagi memperkosa.

Penulis:

Ustaz Drs. H. Ahmad Yani

Ketua Departemen Dakwah dan Pengkajian Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI):

Penulis buku: Akhlak Pribadi Muslim, dan Be excellent, serta Menjadi Pribadi Terpuji.

Editor: Muhammad Ibrahim Hamdani