DMI.OR.ID., MERAUKE – Alhamdulillahi Rabbil A’lamin, ternyata 60 persen penduduk di Kabupaten Merauke beragama Islam. Sebagian besar penduduk, lebih dari 70 persen warga Merauke, merupakan pendatang dari Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku yang beragama Islam.

Foto Ahmad Yani Yani.

Sekretaris Departemen Dakwah dan Pengkajian Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI), Ustaz Drs. H. Ahmad Yani, mengkonfirmasi hal itu pada Sabtu (19/8) pagi. dalam rilisnya kepada DMI.OR.ID. Tepatnya, dalam kunjungan ke Kabupaten Merauke, Provinsi Papua, pada Sabtu (19/8) hingga Ahad (20/8).

“Wilayah Kabupaten Merauke seluas Provinsi Jawa Timur, namun penduduknya hanya berjumlah 280.000 orang, itu pun 70 persennya merupakan pendatang dari Jawa, Sulawesi, dan daerah lainnya,” tutur Ustaz Ahmad Yani pada Sabtu (19/8).

Jadi, lanjutnya, wilayah paling ujung di sebelah timur Indonesia itu mayoritas Muslim. Dari 70 persen pendatang, sebagian besar Muslim. “Dengan kondisi itu, 60 persen penduduk Merauke adalah Muslim. Muslim asli Papua pun ada di sana, namun belum banyak jumlahnya,” ungkapnya.

Ustaz Ahmad Yani berada di Papua dalam rangka menjadi pemateri/ narasumber dalam acara Pelatihan Dai dan Manajemen Masjid yang berlangsung sejak Sabtu (19/8) hingga Ahad (20/8) di Masjid Raya Al-Aqsha, Jalan Taman Makam Pahlawan (TMP) Trikora, Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua.

Foto Ahmad Yani Yani.

Adapun tema yang diangkat Ustaz Yani ialah Sinergi Program Pendidikan Da’i Pedalaman. Narasumber lainnya dalam kegiatan ini ialah Ustaz H. Sukeri Abdillah, M.B.A., dari Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Dakwah (LPPD) Khoiru Ummah.

Foto Ahmad Yani Yani.

Ustaz Ahmad Yani juga memberikan taushiyah dalam acara bertajuk Dzikir & Tabligh Akbar Bersama Ustadz KH. Muhammad Arifin Ilham di Masjid Raya Al-Aqsha pada Ahad (20/8). Adapun tema yang diangkat dalam acara ini yakni Dari Masjid Pribadi Berdzikir, Merintis Peradaban, Membangun Kampung Indonesia.

Kegiatan ini diselenggarakan  oleh Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shodaqah (LAZIS) PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) Pusat, PLN Peduli, dan Baitul Maal Hidayatullah dalam rangka memperingati 72 Tahun Kemerdekaan RI.

Seperti dikutip dari laman http://www.kodam17cenderawasih.mil.id, kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 1.500 jama’ah yang memadati Masjid Al-Aqsha, Merauke, setelah sebelumnya menunaikan ibadah sholat shubuh Berjama’ah.

Turut hadir dan memberikan sambutan Komandan Pangkalan Utama (Danlantama) TNI Angkatan Laut (AL) XI/ Merauke, Brigadir jenderal (Brigjen) TNI Marinir (Mar) Bambang Sutrisno, S.H., M.Tr (Han), dan Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Kemasyarakatan (Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Papua, Komisaris besar (Kombes) Polisi Drs. Ahmad Mustofa Kamal.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Pengurus Kesejahteraan Masjid (PKM) Al-Aqsha – Merauke, Ir. H. Burhanuddin Yasin, yang juga memberikan kata sambutan. Hadir pula Komandan Distrik Militer (Dandim) 1707/ Merauke, Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf) Heri Krisdianto, S.E., Ketua LAZIS PT PLN, Herry Hasanuddin, dan Manajer PT PLN Merauke, Adi Fitri Atmodjo.

Hadir juga Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Hj. Almarotus Sholikha, S.H.I., dan Ustaz H. Sukeri Abdillah, M.B.A., dari LPPD Khoiru Ummah. Keduanya juga memberikan kata sambutan dan taushiyah kepada para jama’ah Masjid al-Aqsha.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani