DMI.OR.ID, JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) bertekad untuk meningkatkan kesejahteraan umat Islam di bidang ekonomi, kususnya jamaah masjid, sehingga masjid menjadi semakin makmur. Hal ini sesuai dengan slogan DMI, Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid.

Ketua PP DMI Bidang Komunikasi, Informasi (Kominfo), Hubungan Antar Lembaga (Hubla) dan Luar Negeri (LN), Dr. H. Sofyan Abdul Djalil, S.H., M.A., M.A.L.D., menyatakan hal itu pada Senin (5/12) malam, saat diwawancarai wartawan usai menjadi narasumber dalam Rapat kerja Nasional (Rakernas) II DMI di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

“Inti dari rakernas ini, bagaimana DMI bisa memberikan kontribusi yang lebih baik dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ummat dan memakmurkan masjid. Istilah terminologinya, memakmurkan dan dimakmurkan masjid,” papar Sofyan yang juga Menteri Agraria dan tata Ruang (ATR)/ Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Menurutnya, masjid bukan sekedar tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktifitas ekonomi jamaah masjid. “Hendaknya jamaah masjid semakin sadar untuk berusaha, pentingnya jiwa entrepreneur, dan giat dalam memberdayakan aset-aset masjid,” ucapnya.

Jika hal ini bisa dilakukan, imbuhnya, maka akan memberikan manfaat yang luar biasa bagi masyarakat kita, khususnya jamaah masjid.

Berdasarkan pantauan DMI.OR.ID, Menteri Sofyan Djalil menjadi narasumber dan membawakan tema berjudul: Kebijakan Kementerian Agraria untuk Percepatan Sertifikat Tanah Waqaf Masjid. Narasumber lain dalam sesi ini ialah Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Prof. Dr. H. Abdul Djamil, M.A.

Ia mewakili Menteri Agama RI, Drs. H. Lukman Hakim syaifuddin, yang berhalangan hadir, dan membawakan tema: Kebijakan Kementerian Agama (Kemenag) RI dalam Pembinaan Rumah Ibadah. Adapun moderatornya ialah Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP DMI, Drs. H. Imam Addaruqutni., M.A.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani