DMI.OR.ID, JAKARTA – Masjid al-Mu’awanah menjadi saksi bisu dari kegiatan Peluncuran (Soft Launching) Perdana Toko Baitul Pangan (Tobatan) pada Ahad (11/6) pagi di Jalan Swadarma Raya, RT 03, RW 08, Komplek BNI Ulujami, Pesanggrahan, Kota Jakarta Selatan (Jaksel).

Kegiatan ini diselenggarakan bersama oleh Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) serta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) al-Mu’awanah. Acara ini mengangkat tema: Umat Makmur, Stabilisasi Pangan Terjaga: Belanja Hemat Sambil Beribadah.

Berdasarkan rilis dari Perum Bulog kepada DMI.OR.ID, Kamis (8/6) malam, program Tobatan dari Bulog ini memiliki sembilan kelebihan, yakni: pertama, harga beli sama dengan harga jual, kedua, tidak mencari laba, melainkan infaq, ketiga, sarana pemberdayaan umat, keempat, sarana untuk ikut serta dala progam stabilisasi harga pangan.

Kelima, sebagai sarana wira usaha remaja masjid, dan keenam, tersedianya bahan pangan pokok secara rutin, lokasinya pun dekat dengan pemukiman ummat, serta ketujuh, terjaminnya bahan pangan pokok bagi keluarga yang halal, sehat dan berkualitas. Apalagi harganya terjangkau dan di bawah harga pasaran.

Kedelapan, meningkatkan amal jariyah ummat untuk secara ikhlas memberikan infaq dari sebagian rezekinya untuk kegiatan program pemberdayaan ummat  di masjid, dan kesembilan, menciptakan sinergi usaha milik pribadi umat dengan tobatan.

Berdasarkan pantauan DMI.OR.ID, terdapat enam jenis bahan pangan pokok yang dijual oleh Perum Bulog di Masjid al-Mu’awanah, yakni beras premium seberat lima Kilogram per unit seharga Rp 56.000, gula seberat satu Kilogram per unit seharga Rp 11.900, minyak goreng seberat satu Liter per unit seharga Rp 12.500, dan bawang merah seberat satu Kilogram per unit seharga Rp 23.000.

Dua bahan pangan pokok lainnya yang dijual di Tobatan ialah bawang putih seberat satu kilogram per unit seharga Rp 37.000, dan daging kerbau beku seberat satu Kilogram per unit seharga Rp 68.000. Masing-masing bahan pangan pokok itu memiliki stok barang sejumlah 120 unit dengan harga pembelian sama dengan harga penjualan, yakni Rp 25.008.000.

Dalam acara soft launching ini, turut hadir Ketua Pimpinan Pusat (PP) DMI, Drs. H. Muhammad Natsir Zubaidi, Bendahar PP DMI, Dra. Hj. Dian Artida, dan Anggota Departemen Pengembangan Ekonomi Umat dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) PP DMI, Ir. H. Soegijono, S.E. Ustaz Natsir juga memberikan kata sambutan dan taushiyahnya dalam acara ini.

Sedangkan dari Bulog, hadir Kepala Divisi Penjualan Langsung Perum Bulog, Suharto Djabar, yang juga memberikan kata sambutan sekaligus membuka acara secara resmi, serta Kepala Sub Divisi (Kasubdiv) Pemasaran Penjualan Langung Perum Bulog, Dedi Sabetra.

Acara penggutingan pita pun dilakukan secara bersama-sama oleh perwakilan dari Perum Bulog dan PP DMI dengan diiringi pekikan takbir Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar serta disaksikan oleh ratusan jama’ah masjid, warga sekitar, dan pengurus DKM al-Mu’awanah, termasuk pengurus Pimpinan Daerah (PD) DMI Kota Jakarta Selatan (Jaksel).

Hadir pula Sekretaris dan Wakil Sekretaris Pimpinan Daerah (PD) DMI Kota Jaksel, Drs. Edy KS, dan Ir. H. Rahadi Mulyanto, serta Pimpinan Cabang (PC) DMI Kecamatan Pesanggrahan.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani