DMI.OR.ID, SINGKAWANG – Pimpinan Wilayah (PW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) melantik dan mengukuhkan kepengurusan Pimpinan Daerah (PD) DMI Kotamadya Singkawang Masa Bakti 2016-2020 pada Sabtu (26/8) di Masjid Agung Singkawang, .

Seperti dikutip dari laman www.pontianakpost.com, Prosesi pengukuhan ini langsung dipimpin oleh Ketua PW DMI Provinsi Kalbar, Drs. H. Abdul Munir Hamid, M.M., dan menghadirkan penceramah H. Atbah Romin Suhaili, Lc., yang juga Bupati Sambas.

Dalam sambutannya, Ketua PW DMI Kalbar, Abdul Munir Hamid, berharap agar PD DMI Kota Singkawang di masa kepemimpinan H. Abdul Muthalib, S.E., M.E., yang juga Wakil Wali Kota Singakawang, mampu memakmurkan masjid.

“Kalau dilantik, pasti semua pengurus dilantik dan menyatakan bersedia. Namun pertanyaan selanjutnya, bersediakah memakmurkan masjid? Ini yangharus terus dijawab dengan upaya-upaya terprogram (terencana),” tutur Abdul Munir pada Sabtu (26/8).

Abdul Munir juga meminta pengurus PD DMI Kota Singkawang untuk berusaha keras mewujudkan berbagai tujuan DMI. “Jangan sampai DMI hanya menjadi organisasi papan nama saja,” ujarrnya.

Sedangkan Ketua PD DMI Kota Singkawang, H. Abdul Muthalib, S.E., M.E., memaknai DMI sebagai wadah bersama untuk memakmurkan masjid dan memajukan kemaslahatan ummat.

“DMI bukanlah ranah politik, namun DMI adalah wafah bersama untuk memakmurkan masjid dan memajukan kemaslahatan ummat. Kami berharap DMI mampu bersinergi dengan pemerintah. Tujuannya agar dapat membantu pemerintah dalam program kemaslahatan bersama seperti membantu kaum dhu’afa,” tutur Abdul Muthalib pada Sabtu (26/8).

DMI, lanjutnya, juga berkewajiban untuk mencetak generasi penerus Akhlaqul Karimah, pengganti muazin, pendakwah, dan khatib yang kelak dapat mengajak para remaja untuk senantiasa dekat dan memakmurkan masjid.

Menurutnya, masjid harus menjadi pusat informasi bagi para jama’ah. Bila perlu, masjid harus dilengjapi dengan wifi maupun internet untuk menunjang tercapainya tujuan DMI.

“Semua gerakan DMI harus selalu istiqomah. Berbuat baik itu mudah, namun untuk terus berbuat baik sangat sulir. Memakmurkan masjid itu mudah, namun terus memakmurkan masjid itu sangat sulit. itulah tantagan kita ke depan yang merupakan tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.

Dalam taushiyahnya, Bupati Sambas, H. Utbah Romin, berharap agar masjid menjadi pusat kegiatan ummat Islam. Kehadiran masjid harus benar-benar dirasakan (manfaatnya) oleh masyarakat. Hal yang tidak kalah penting, masjid harus hadir di rumah-rumah.

“Besar harapan saya agar pengurus DMI bersama-sama masyarakat mampu memakmurkan masjid-masjid di Kota Singkawang. Caranya, ajak ummat Islam untuk melakukan salat berjamaah. Apalagi kalau yang ramai salat berjamaah pada waktu Shubuh, itu benar-benar luar biasa,” ungkapnya.

Hal yang juga penting, lanjutnya, adalah doa karena doa itu luar biasa. Doa itu bahaya, doa itu hebat, doa itu bukti rendahnya makhluk di hadapan Allah SWT.

“Doa itu bukti bahwa kita mahluk yang lemah. Jangan remehkan doa, jangan sepelekan doa. Makanya saya mengajak anda-anda berdoa,” jelasnya.

Ustaz Utbah Romin juga mendoakan H. Abdul Muthalib agar menjadi Wali Kota Singkawang. “Saya doakan sahabat saya, H. Abdul Muthalib, jadi wali kota Singkawang karen akita inginpemimpin-pemimpin mendatang lahir dari masjid,” ujarnya.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani