DMI.OR.ID, KENDARI – Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Kendari bekerjasama dengan Sub Direktorat (Subdit) Tuberculosis (TB) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kader bertajuk Pengendalian Tuberculosis (TB) Berbasis Komunitas Masjid, sejak Ahad (4/10) hingga Senin (5/10).

Dalam kegiatan ini, hadir sebagai pembicara yakni Sekretaris Departemen Kesehatan, Lingkungan Hidup, dan Kepemudaan PP DMI, Ir. Hj. Jaorana Amiruddin, M.Si dengan diikuti peserta dari 20 masjid induk di 10 kecamatan se=kota Kendari.

Seperti dilansir dari laman http://kendaripos.co.id/, kegiatan pengendalian TB berbasis komunitas masjid ini dihadiri oleh kader-kader TB Masjid di seluruh kecamatan (10 buah) se-kota Kendari, dengan setiap kecamatan terdiri dari dua masjid induk. Para peserta yang hadir pun harus tertib administrasi. Mereka harus mengantongi surat mandat dari pimpinan setiap masjid.

Ketua panitia pelatihan kader PD DMI Kota Kendari, Dra. Agustina, menyatakan bahwa pelatihan pengendalian TB ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta masjid dalam memberikan informasi kepada masyarakat guna mengatasi penyakit TB.

“Keberadaan masjid sangat strategis dalam sosialisasi bahaya TB. Sebab, masjid menjadi tempat berkumpulnya masyarakat (ummat Islam) saat beribadah. Jadi, akan sangat baik jika peran pemerintah dalam proses sosialisasi penanggulangan penyakit TB dilakukan di masjid,” tutur Agustina yang juga Sekretaris PD DMI Kota Kendari pada Ahad (4/10).

“Jika kita mampu memanfaatkan masjid, Insya Allah dampaknya akan sangat positif, termasuk dalam pengendalian penyakit TB” jelasnya.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani