DMI.OR.ID, JAKARTA – Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), telah menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PD DMI Balikpapan pada Jumat (17/2) hingga Sabtu (18/2) lalu. Rakerda DMI Kota Balikpapan ini mengangkat tema Memakmurkan Masjid untuk Kemakmuran Umat dan Bangsa.

Kegiatan ini bertempat di Platinum Hotel, Kota Balikpapan, serta didukung oleh mitra-mitra DMI, yakni Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, dan PT.Telkom Indonesia, Tbk.

Seperti dikutip dari laman http://www.dmibalikpapan.com/, kegiatan ini menghasilkan sejumlah keputusan, yakni DMI meminta agar Pemerinta Kota (Pemkot) Balikpapan peduli terhadap Imam dan kaum masjid dengan menganggarkan dana insentif dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkot Balikpapan.

Pernyataan ini diungkapkan oleh Sekretaris PD DMI Kota Balikpapan, H. Nur Arifin S.Pd.I., pada Sabtu (18/2), saat mendampingi Ketua PD DMI Kota Balikpapan, Drs. H. Solehuddin Siregar. setelah Rakerda PD DMI Kota Balikpapan berakhir.

“Para pengurus DMI kecamatan mengharapkan insentif untuk imam dan kaum masjid ditambah. Karena yang ada, insentif kepada imam dan kaum masjid berasal dari dana umat melalui BaAZNAS Kota Balikpapan,” tutur Sekretaris DMI Kota Balikpapan, H. Nur Arifin.

Selama ini, lanjutnya, dana insentif yang ditrima untuk Imam Masjid ialah sebesar Rp50 ribu per bulan, sedangkan untuk kaum masjid sebesar Rp 40 ribu per bulan. Sedangkan penyaluran dananya dilakukan setiap enam bulan sekali.

“Kami berharap agar Pemkot Balikpapan, melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dapat menambah anggaran untuk insentif Imam dan kaum masjid,” paparnya.

Rakerda ini juga menghasilkan beberapa program kerja, yakni DMI Kota Balikpapan akan membentuk kepanitiaan untuk menetapkan Masjid Jami’ di setiap kelurahan dan Masjid Besar di setiap kecamatan.

“Saat ini, para pengurus DMI Kecamatan bersama pengurus DMI kota akan membentuk tim untuk menetapkan Masjid Jami’ dan Masjid Besar ini. Kegiatan pertemuan para pengurus masjid di setiap kecamatan dan kelurahan juga akan rutin dilakukan kembali setiap bulannya,” paparnya.

Misalnya, imbuh Nur Arifin, seperti pertemuan rutin bulanan pengurus masjid yang sudah berjalan di Kecamatan Balikpapan Selatan, Kecamatan Balipapan Kota, dan Kelurahan Karang Jorang di Kecamatan Balikpapan Utara.

DMI Kota Balikpapan, ucapnya, juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan Rakerda DMI Kota Balipapan ini. Beberapa diantaranya ialah Pemkot Balikpapan, Wakil Wali Kota (Wawali) Balikpapan, H Rahmad Mas’ud, dan Komandan Daerah Infanteri Militer (Dandim) 0905 Balikpapan, Kolonel Inf. Heri Setya Kusdiantana.

“Kami juga berterimakasih kepada Kepala Kepolrisian Resort (Kapolres) Balikpapan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Jeffri Dian Juniarta, dan Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan, Drs. H. Hakimin, MM.,” ungkapnya.

Menurutnya, Kegiatan Rakerda DMI ini turut menghadirkan sejumlah narasumber, yakni dari pihak BPJS Kesehatan Balikpapan, dr. H. Muhammad Fahriza, serta asisten Presiden Unit Sinergi PT Telkom Pusat, Jakarta, Agung Dwi Putro. Ia memaparkan mengenai aplikasi berbasis android Dewan Masjid Indonesia (DMI).

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani