DMI.OR.ID, JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) telah menyelenggarakan kegiatan Buka Puasa Bersama pada Jumat (25/5) di Istana Wakil Presiden (Wapres) RI, Jakarta. Turut hadir dan memberikan sambutan Wapres RI, Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, yang juga Ketua Umum PP DMI.

Berdasarkan pantauan DMI.OR.ID, acara ini diikuti dengan sholat Maghrib berjamaah setelah para hadirin berbuka puasa dengan takjil dan mendengarkan taushiyah dari Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.

Kemudian setelah berbuka puasa, sebagian hadirin melanjutkan dengan sholat I’sya berjamaah, lalu sholat tarawih delapan raka’at dan sholat witir tiga rakaat berjamaah.

Dalam sambutannya, Wapres Kala menyatakan bahwa masjid harus dapat menciptakan perdamaian, bukan konflik antar sesama. Ideologi pengurus masjid tidak boleh bergeser dari ajaran Islam menjadi tindakan terorisme.

“Bagaimana kalau ideologi itu bergeser? maka akan menjadi berita besar. Bagaimana satu keluarga mengebom gereja, itu pertama kali di dunia ini. Kita tentu turut bertanggungjawab. Oleh karena itu, masjid juga harus dapat menciptakan perdamaian,” tutur Wapres Kalla pada Jumat (25/5) sore, seperti dikutip dari laman https://www.antaranews.com/.

Menurutnya, sebagian besar masjid di Indonesia memiliki karakteristik dibangun secara mandiri dari, oleh dan untuk masyarakat. Hanya sebagian kecil yang dibantu pembangunannya oleh pemerintah. Kondisi ini berbeda dari negara-negara lain dimana sebagian besar masjidnya justru dibangun oleh pemerintah. Jadi, pemerintah tidak bisa asal-asalan mengatur masjid.

“Kita harus mendorong lebih banyak lagi fungsi masjid dengan lebih baik. Masjid di Indonesia itu dibangun masyarakat, maka tidak bisa asal perintah-perintah. Beda dengan di Malaysia, dimana di depan Masjid Agung itu ada kantor penerbitan khotbah, maka semua khotbah di masjid-masjid Malaysia itu sama,” jelas Wapres Kalla.

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua Umum (Waketum) PP DMI, Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi (Pol). Drs. H. Syafruddin, M.SI., yang saat itu masih menjabat Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri). Hadir pula Wakil Ketua Umum PP DMI, Drs. KH. Masdar Farid Mas’udi, M.Si.

Turut hadir Direktur Utama (Dirut) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Prof. Dr. dr. H. Fachmi Idris, M.Kes., Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, H. Rudiantara, S.Stat, M.B.A., dan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI, Prof. Dr. H. Sofyan Abdul Djalil, S.H., M.A., M.A.L.D. Ketiganya ialah Ketua PP DMI.

Sejumlah pengurus PP DMI lainnya juga hadir seperti  Ketua PP DMI, Drs. H. Muhammad Natsir Zubaidi, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP DMI, Drs. H. Imam Addaruqutni, M.A.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani