DMI.OR.ID, PALANGKARAYA – Pimpinan Daerah (PD) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Palangkaraya telah menyelenggarakan kegiatan bertajuk Pelatihan Khatib, Imam, dan Bilal pada Ahad (8/10), bertempat di Masjid Daruttaqwa, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau.

Seperti dilansir dari laman http://m.kalteng.prokal.co, kegiatan ini mengangkat tema bertajuk Peran Masjid Dalam Pembangunan Umat, Menuju Masyarakat Religius dan Bermartabat untuk Mewujudkan Kalimantan Tengah (Kalteng) Berkah. Acara ini diselenggarakan atas dukungan Yayasan Daruttaqwa Kalampangan.

Adapun tujuan kegiatan ini ialah membina kader generasi muda Islam dengan sasaran utama yakni pemuda dan remaja masjid di wilayah zona dua, Kecamatan Sabangau, Kota Palangkaraya. Acara ini dibuka secara langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kementerian Agama (Kemenag), Kota Palangkaraya, H. Muhdiannor Hadi, S.Ag., M.A.P.

Ia juga memberikan kata sambutan sekaligus hadir mewakili Kepala Kantor (Kakan) Kemenag Kota Palangkaraya, Drs. H. Baihaqi, M.A.P. Turut hadir Ketua PD DMI Kota Palangkaraya, H. Rus’ansyah, S.Ag., M.Pd., yang juga memberikan kata sambutan sekaligus membuka kegiatan ini secara resmi. Kegiatan ini diikuti 50 peserta remaja masjid yang berasal dari Kecamatan Sabangau dan sekitarnya.

Dalam acara itu, H. Rus’ansyah juga menyerahkan Jadwal Waktu Sholat Sepanjang Masa dan Teks Bilal Jumat kepada perwakilan peserta pelatihan Khatib, Imam, dan Bilal, dalam acara ini. Rencananya, jadwal dan teks ini akan dibagikan ke seluruh masjid yang terdapat di pinggiran kota Palangkaraya seperti di Kecamatan Rakumpit, Bukit Batu, dan Sabangau.

Dalam sambutannya, Ketua PD DMI Kota Palangkaraya, H. Rus’ansyah, menyatakan bahwa kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan pengaaman kepada pemuda dan remaja masjid tentang tata cara menjadi khatib, imam, dan bilal.

“Di samping itu, juga mempersiapkan kader masjid untuk dapat mengisi kegiatan yang ada di lingkungan masjid dan masyarakat sekitarnya, guna mempererat tali silaturrahmi antara sesama remaja masjid,” papar H. Rus’ansyah.

H. Rus’ansyah pun berpesan agar para pemuda dan remaja masjid mampu mengisi kegiatan-kegiatan di masjid serta harus siap jika sewaktu-waktu mendapat tugas menjadi bilal, khatib, atau imam masjid.

“Kita berharap agar ke depan, program DMI bisa merambah ke bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berbasis masjid, pelaksanaan fardhu kifayah, kewirausahaan, dan memaksimalkan pemberdayaan masjid sebagai tempat ibadah, sosial, dakwah dan keagamaan,” ungkapnya.

Dalam acara ini, sejumlah narasumber turut hadir seperti Dr. H. Choiruddin Halim yang menyampaikan materi tentang Imam Masjid, dan Ustaz H. Mahbub, S.Ag., yang menyampaikan materi tentang Bilal Masjid.

Adapun H. Rus’ansyah menyampaikan materi tentang Pengkaderan dan Pembinaan Kemasjidan, sedangkan H. Muhdiannor Hadi menyampaikan materi tentang Khatib dan Ustadz Masjid. Seluruh peserta juga memperoleh uang transportasi, materi pelatihan, sertifikat, dan konsumsi snack untuk memberikan motivasi kepada mereka.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani