DMI.OR.ID, MAKASSAR – Fungsi masjid harus dikembalikan sebagaimana di masa Rasulullah Muhammad SAW dahulu, yakni sebagai pusat kegiatan ummat Islam, mulai dari hal yang sederhana sampai hal-hal yang menyangkut kehidupan orang banyak.

Ketua Umum Pimpinan Wilayah (PW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Purn. H. Muhammad Amin Syam, menyatakan hal itu pada Sabtu (6/4), saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I DMI Sulsel pada Sabtu (6/5) di Golden Hotel, Makassar, Sulsel.

“Salah satu tugas pokok Pengurus DMI adalah mengembalikan fungsi Masjid sebagaimana di msa Rasulullah SAW, yaitu menjadikan Masjid sebagai pusat kegiatan umat, mulai dari hal yang sederhana sampai kepada hal yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” tutur H. Amin Syam pada Sabtu (6/5), seperti dikutip dari laman https://sulsel.kemenag.go.id.

H. Amin Syam yang juga Gubernur Provinsi Sulsel Periode 2003-2008 ini pun berharap kepada seluruh jajaran pengurus DMI di Kabupaten/ Kota Se-Sulsel untuk membantu aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, dan pemerintah setempat dalam menangkal pemahaman ekstrimisme dan radikalisme di wilayahnya masing-masing.

“Khususnya, pemahaman ekstrimisme dan radikalisme yang mengatasnamakan agama Islam atau menjadikan masjid sebagai basis provokasi dan penyebaran paham radikalisme dan terorisme di Indonesia,” tegas Amin Syam.

PW DMI Provinsi Sulsel juga menandatangani MoU/ Nota Kesepahaman dengan PT TOA Galva Prima, Tbk Kota Makassar perihal pemberian pelatihan khusus kepada teknisi masjid mengenai pengetahuan dan keterampilan tentang perbaikan sound system (akustik) masjid-masjid di Sulsel.

MoU ini ditandatangani oleh Ketua PW DMI Sulsel, H. Amin Syam, dan Pimpinan Kantor Perwakian PT. TOA Galva Prima, Tbk di Kota Makassar, Laga Wicaksono pada Sabtu (6//5) di Golden Hotel, Makassar, Sulsel.

Rakerwil DMI I Sulsel ini juga membahas sejumlah agenda yang terbagi dalam tiga komisi, yakni Komisi Idarah (Manajemen Masjid yang Baik), Komisi Imarah (Pengelolaan Masjid dengan Baik), dan Komisi Riayah (Pengelolaan Fisik, Sarana Masjid, dengan baik).

Rakerwil I PW DMI Sulsel di tahun 2017 ini turut dihadiri oleh Ketua PW DMI Sulsel, Mayor Jenderal (Mayjen) Purn. H. Muhammad Amin Syam, dan Pimpinan Kantor Perwakilan PT. TOA Galva Prima, Tbk Kota Makassar, Laga Wicaksono. Hadir juga pengurus PW dan Pimpinan Daerah (PD) DMI Se-Sulsel, serta Kakan Kemenag Kabupaten/ Kota Se-Sulsel.

Turut hadir sejumlah pemateri dari komando Daerah Militer (Kodam) XIV Hasanuddin dan dari Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel, serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani