DMI.OR.ID., BONE – Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) menyatakan selamat dan sukses atas terpilihnya Drs. H. Ambo Dalle, M.M., yang juga wakil bupati Bone, sebagai Ketua Pimpinan Daerah (PD) DMI Kabupaten Bone Periode 2017-2022.

Seperti dikutip dari laman http://www.bonepos.com, prosesi pelantikan jajaran pengurus PD DMI Kabupaten Bone berlangsung pada Sabtu (12/8) di Aula La Tea Ri Duni, Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) DMI Provinsi Sulsel, Mayor Jenderal (Mayjen) Purn. H. Muhammad Amin Syam.

Dalam kegiatan ini, turut hadir dan memberikan sambutan Bupati Bone, Dr. H. Andi Fashar Mahdin Padjalangi, M.Si. Hadir pula unsur-unsur Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Kabupaten Bone lainnya, serta jajaran pengurus DMI se-Sulsel.

“Pelantikan Bapak Ambo Dalle sebagai Ketua PD DMI Bone ini menandai kemajuan organisasi DMI yang telah berjalan selama 30 tahun terakhir. Apalagi Bone merupakan daerah ke-10 yang melakukan pelantikan DMI sehingga harus menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya,” tutur H. Amin Syam pada Sabtu (12/8) di Bone, Sulsel.

Menurutnya, masih ada 10 daerah kabupaten/ kota lagi di Sulsel yang kepengurusan DMI-nya belum dilantik. Kabupaten Bone merupakan daerah kesepuluh yang dilakukan pelantikan DMI. “Keberadaan DMI sangat penting bagi upaya memakmurkan masjid.” imbuhnya.

PW DMI Sulsel, lanjutnya, juga akan memberikan buku panduan pengurus masjid kepada para pengurus masjid dengan tiga jenis manajemen. Sedangkan PD DMI setempat akan bertindak sebagai pengawas manajemen masjid.

“DMI juga memiliki periode dengan masa kerja tertentu sehingga jangan sampai terkesan organisasi ini menjadi diktator karena tidak ada pergantian pengurus. Apalagi masjid adalah pusat segalanya sehingga masjid harus menjadi dewan pembinaan,” paparnya.

Hadirnya DMI, jelas Amin Syam, akan membantu fungsi bupati di bidang keagamaan. Segera rampungkan pembentukan DMI di tingkat kecamatan dan desa agar sinkron dan simetris kepengurusannya, dari desa hingga ke provinsi.

Harapan senada diungkapkan Bupati Bone, H. Andi Fashar Mahdin, agar kepengurusan DMI dapat dibentuk hingga ke tingkat desa. Pasalnya tugas dana amanat DMI sangat bagus, sesuai dengan tujuan kita bersama untuk memakmurkan masjid.

“Kehadiran DMI agar sampai ke tingkat desa dan DMI mampu menjadi lembaga yang berfungsi  untuk menyampaikan dan mengimbau masyarakat untuk melakukan salat berjamaah,” tuturnya.

Bupati pun berharap agar laporannya, paling lambat pada 1 Oktober 2017, dapat dirampungkan hingga kepengurusan DMI di tingkat desa.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani