DMINEWS, JAKARTA – Setiap Muslim yang hendak mendirikan sholat wajib berwudhu dengan membasuh sejumlah anggota tubuh. Dari penelitian terkini, ternyata berwudhu itu sangat menyehatkan anggota tubuh, tepatnya ketika membasuh muka, siku hingga pergelangan tangan, dan kaki hingga betis dengan air untuk wudhu.

Habib Hud bin Muhammad bagir Al Aththos menyatakan hal itu pada Ahad (17/5) pagi di Hotel Harris, Sentul City, Bogor, sejak pukul 09.00 hingga pukul 17.00 WIB. Tepatnya, dalam acara Road To Jannah dengan tema Touring of The Heart, Konvoi Hati Menuju Cinta Ilahi. Acara ini diselenggarakan oleh Indonesia Syiar Network (ISN) dan Majelis Taklim TeRuCI (Terios Rush Club Indonesia)/ MTT.

“Terdapat berbagai pintu menuju surganya Allah SWT, antara lain dengan silaturrahim, bersholawat kepada Rasulullah Muhammad SAW, bersikap rahim (saling menyayangi) dan peduli, aktif berdakwah, hormat pada yang lebih tua, taat kepada para u’lama dan bersedekah serta bermu’amalah dengan baik,” tutur Habib Hud pada Ahad (17/5) pagi.

Habib Hud pun merasa gembira dan terharu dengan terselenggaranya kegiatan ini. “Laa Ilaaha IllAllah, hanya Dia-lah yang mampu mempersatukan hati setiap Muslim, khususnya yang ada di sini. Hanya dengan izin-Nya saja kita bisa berkumpul di sini,” ungkapnya.

Dengan pertemuan ini, lanjutnya, ia pun berharap semua yang hadir dapat merasakan suasana kebersamaan dan kesatuan hati sehingga dapat saling menasihati, melihat kekurangan dan kelebihan, serta belajar satu sama lain. “Kita semua dapat saling mengucapkan salam, menyapa, merangkul dan tersenyum satu sama lain dalam pertemuan ini,” ujarnya.

Habib Hud pun mengulas makna Isra’ dan Mi’raj-nya Nabi Muhammad SAW. Sholat lima waktu yang wajib didirikan oleh ummat Islam adalah anugerah terbesar Allah SWT untuk ummat Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa ini.

“Rasulullah Muhammad SAW menembus tujuh lapis langit, bahkan hingga ke Sidratul Muntaha, dan bertemu dengan Allah SWT,” paparnya.

Hasilnya, lanjut Habib Hud, ummat Islam diwajibkan sholat lima waktu sehari semalam, namun pahalanya sama dengan 50 kali sholat dalam sehari semalam seperti di masa ummat-ummat terdahulu.

Dalam acara yang berlangsung sehari setelah peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW ini, sejumlah u’lama, da’i dan ustadz memberikan taushiyah (mau’idzah hasanah) kepada para hadirin.

Para penceramah yang hadir seperti Habib Hud bin Muhammad bagir Al Aththos, Ustadz Salman Al farisi, Lc., MA, Kang Rashied,Ustadz Muhammad Abdul Syukur Yusuf.

Dalam kegiatan ini, hadir pembina Majelis Taklim TeRuCI, Mas Budhy, dan pembina ISN, Agus Pramono, pemilik Restoran Ayam Bakar Mas Mono, serta pasangan pendiri ISN, H. Mirza Muhammad dan Hj. Ria Renny Christiana

Kegiatan Road To Jannah ini mengambil moto Hidup ini sejatinya sebuah perjalanan dimana kita para penduduk surga sedang berada di bumi dan ingin kembali ke surga.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani