DMI.OR.ID, BOGOR – Innalillahi wa inna ilaihi Raji’un, telah berpulang ke rahmatullah da’i, ahlu dzikri, dan pendakwah fenomenal Indonesia, Ustadz KH. Drs. Muhammad Arifin Ilham, pada Rabu (22/5) malam, Pukul 23:20 waktu Penang, di rumah sakit di Penang, Malaysia. Da’i dan pendakwah fenomenal asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, itu wafat dalam usia 49 tahun.

Segenap keluarga besar Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum KH. Muhammad Arifin Ilham.

Semoga seluruh amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah Subhanahu Wata’ala (SWT), dimapuni seluruh kekhilafan beliau, dan seluruh keluarga yang ditinggalkan tetap sabar dan tabah. Aamiin Yaa Rabbal A’lamin. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu. Ilaa Arwahi, Lahul Faatihah.

Seperti dikutip dari laman https://news.detik.com, jenazah almarhum KH. Arifin Ilham disholatkan sebanyak dua kali pada Kamis (23/5), yakni di Masjid Az-Zikra, Sentul, Bogor, dan di Pondok Pesantren Az-Zikra, Gunung Sindur, Bogor.

Sholat jenazah pertama dipimpin oleh putra sulung almarhum, Muhammad Alvin Faiz, sebagai imam. Ia juga memimpin sholat maghrib berjama’ah. Acara berlanjut dengan pembacaan tahlil, tasbih, tahmid, dan takbir serta dzikrullah yang dipimpin oleh KH. Jam’an Nurkhatib Mansur atau lebih dikenal dengan Ustadz Yusuf Mansyur. Acara ini diikuti oleh ribuan jama’ah dan santri Majelis Dzikir az-Zikra.

Kemudian jenazah almarhum Ustadz dibawa dengan ambulans menuju ke Pondok Pesantren Az-Zikra di Gunung Sindur, Bogor. Di sini, jenazah almarhum kembali disholatkan dengan dipimpin oleh putra keduanya, Muhammad Amer Azzikra, sebagai imam.

Kemudian, dengan diiringi pembacaan dzikrullah, takbir, tahlil, tahmid, dan tasbih oleh para jama’ah dan santri Pondok Pesantren az-Zikra, jenazah almarhum dikebumikan di dekat pohon kedondong. Pohon itu ditanam sendiri oleh almarhum semasa hidupnya. Dan ini merupakan wasiat almarhum sewaktu masih hidup.

Selamat jalan, almarhum Ustadz KH. Muhammad Arifin Ilham. Program Eco-Masjid yang pertama kali diresmikan di Masjid az-Zikra, Sentul, Bogor, insya Allah menjadi amal jariyah almarhum. Program Eco-Masjid ini diselenggarakan bersama oleh DMI dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani