DMI.OR.ID, JAKARTA – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., menjadi salah satu narasumber dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Dewan Masjid Indonesia (DMI) pada Selasa (6/12) malam di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Dalam paparan materinya, Kapolri Tito Karnavian menyatakan bahwa masjid memiliki peran penting dan strategis dalam pengembangan dakwah dan syiar Islam yang bersifat meneduhkan dan menyebarkan kedamaian.

“Masjid memiliki peran penting dan strategis dalampengembangan dakwah yang sifatnya meneduhkan dan menyebarkan kedamaian. Masjid jugamenjadi tempat penting bagi upaya pencegahan terhadap paham-paham radikal dan menyesatkan,” tutur Jenderal Tito pada Selasa (6/12) malam.

Kapolri juga mengakui kalau ada banyak masjid yang dimanfaatkan oleh sekelompok orang tertentu untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur kebangsaan dan pancasila.

Saat ini, lanjutnya, paham radikalisme dan terorisme terus berkembang secara global,baik itu al-Qaeda, ISIS, maupun kelompok lainnya.

“Para pengikutnya pun terus mengembangkan paham ini dan mencari pengaruh di berbagai negara,terutama di regional Asia Tenggara dan lebih khusus lagi di Indonesia,” papar Kapolri Tito.

Menurutnya, konflik di Timur Tengah tidak dapat dilepaskan dari kepenitngan asing. Di satu sisi, ISIS dan kaum pemberontakdi Suriah disokong oleh pemerintah Amerika Serikat (AS). Sedangkan di sisi lain, rezim berkuasa pimpinan Presiden Bashar Al-Assad justru didukung oleh pemeirntah Rusia dan Iran.

“Untuk itu, saya titip dan mohon bantuan kepada DMI agar dapat ikut serta untuk menyampaikan pesan-pesan damai dan mencegah penyebaran paham radikal melalui masjid. Hal ini sangat penting mengingat Indonesia sekarang menjadi trget tumbuhnya paham-paham radikal, terutama oleh ISIS,” ungkap Kapolri.

Di akhir paparan materinya, Kapolri juga mengapresiasi pperan DMI selamaini dalam menciptakan suasana damai dan nyaman di msyarakat Indonesia.

Dalam sesi ini, Kapolri Tito Karnavian didampingi oleh sejumlah pengurus Pimpinan Pusat (PP) DMI, yakni Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP DMI, Drs. H. Imam Addaruquthni, M.A., Ketua Departemen Sarana  Hukum dan Waqaf PP DMI, Dr. H. Nadjamuddin Ramly, M.A., yang juga Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Turut mendapingi Sekretaris Departemen Komunikasi, Informasi (Kominfo), Hubungan Antar Lembaga (Hubla) dan Luar Negeri PP DMI, H. Hery Sucipto, Lc., M.M. Hadir pula Ketua Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Rakernas II DMI, yakni Drs. H. Muhammad Natsir Zubaidi dan Dr. H. Munawar Fuad Noeh, M.A.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani