DMI.OR.ID, JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kementerian Agama (Kemenag) RI, serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Tentang Pelaksanaan Kebijakan dan Program Masjid Ramah Anak (MRA) di Indonesia pada Rabu (30/10) di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta.

Berdasarkan pantauan DMI.OR.ID, PKS ini ditandatangani oleh Ketua PP DMI, Dr. Hj. Maria Ulfah Anshor, M.Si., Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA, Lenny Nurhayati Rosalin, S.E., M.Sc., M.Fin., dan perwakilan dari Kemenag RI yang hadir. Keduanya juga memberikan kata sambutan dalam acara ini.

Prosesi penandatanganan PKS ini juga dihadiri oleh Sekretaris Departemen Pemberdayaan Organisasi dan Pembinaan Kewilayahan PP DMI, Drs. H. Chusnul Khuluk, M.M., Sekretaris Departemen Kaderisasi Pemuda dan Remaja Masjid PP DMI, Ahmad Syarifuddin, dan Ketua Umum PP Korps Muballigh-Muballighah (KMM) DMI, Hj. Suryati Uwais, S.Ag.

Hadir pula Ketua Departemen Hubungan dan Kerja Sama Internasional PP Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) DMI, Muhammad Ibrahim Hamdani, S.I.P., M.Si., yang juga Redaktur Website DMI, dan Asisten Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA RI, Dra. Hj. Elvi Hendrani.

Dalam sambutannya, Hj. Maria Ulfah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian PPPA dan Kemenag RI yang telah bekerja sama dengan DMI dalam program percepatan sosialisasi MRA di Indonesia.

“Alhamdulillah, kami sudah lakukan sosialisasi program MRA di delapan provinsi. Program ini diawali di Jawa Timur (Jatim),” tutur Hj. Maria Ulfah pada Rabu (30/10) dalam sambutannya.

Menurutnya, salah satu syarat MRA ialah tidak adanya dakwah yang bersifat ekstrim terhadap anak di masjid. “Termasuk ungkapan-ungkapan di dalam dakwah yang sifatnya tidak mendidik terhadap anak,” ungkap Hj. Maria Ulfah.

DMI dan Kementerian PPPA, lanjutnya, juga telah menyelesaikan buku Panduan MRA. “Buku ini memuat kriteria substantif bagi MRA, termasuk untuk masjid ramah lanjut usia. Tujuannya untuk memakmurkan dan dimakmurkan masjid,” paparnya.

DMI dan Kementerian PPPA tercatat telah melakukan sosialisasi percepatan program MRA di Provinsi Jatim, Banten, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Maluku Utara, dan Aceh.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani