DMI.OR.ID, JAKARTA – Panglima Tentara Nasional Indoesia (TNI), Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, menjadi salah satu narasumber dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Dewan Masjid Indonesia (DMI) pada Rabu (7/12) siang di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.

Dalam sesi ini, Panglima TNI memaparkan materi dengan tema berjudul Peranan Masjid dalam Pelaksanaan Bela Negara. Adapun tema Rakernas II DMI ini ialah Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid dalam Rangka Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) Umat untuk Bangsa.

Dalam paparannya, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan peranan stretagis DMI sebagai pemersatu bangsa sehingga dakwah di masjid harus diramaikan dengan bahasa yang sejuk dan teduh bagi ummat Islam.

“Dewan Masjid adalah pemersatu bangsa Indonesia. Mari ramaikan masjid dalam dakwah dan terapkan bahasa yang menyejukkan. Mari saling silaturrahim dan menasehati. mari menjalin persaudaraan. Saya titipkan bangsa Indonesia kepada DMI,” tutur Jenderal Gatot pada Rabu  (7/12) siang di Jakarta.

Aksi damai 4 November dan aksi damai 2 Desember kemarin, lanjutnya,  sungguh luar basa, damai semua, sambil mengibarkan bendera merah-putih. “Mari jaga momentum pembangunan ekonomi yang kini sedang berlangsung di Indonesia,” ucapnya.

“Bila tidak ada Islam, bukan Indonesia, bila tidak ada Kristen, bukan Indonesia, bila tidak ada Hindu, bukan Indonesia, bila tidak Budha bukan Indonesia. Indonesia adalah milikku dan milikmu. Bhinneka Tunggal Ika meruakan potensi dan kekuatan bangsa,” tegas Pangima TNI.

Menurutnya, keputusan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, untuk ikut sholat Jumat bersama di Lapangan Monumen Nasional dalam aksi 2 Desember kemarin merupakan keputusan presiden sendiri. “Saya harus datang karena itu rakyat saya,” tegas Presiden Joko Widodo seperti diungkapkan Jenderal Gatot Nurmantyo.

“Peristiwa 4 November dan 2 Desember ini membuktikan anggapan masyarakat internasional bahwa ummat Islam Indonesia adalah ummat yang damai dan demokratis. Predikat ini sudah puncak, jangan diubah lagi,” paparnya.

Jenderal Gatot pun mengajak pengurus DMI di seluruh Indonesia untuk bergotong-royong dalam mewujudkan Indonesia menjadi bangsa pemenang. “Membangun bangsa harus berjuang dan gotong royong,” ujarnya.

Dalam sesi ini, Panglima TNi didampingi oleh sejumlah pengurus Pimpinan Pusat (PP) DMI, yakni Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP DMI, Drs. H. Imam Addaruquthni, M.A., Sekretaris PP DMI, Dr. H. Munawar Fuad Noeh, M.A., yang juga Ketua Organizing Committee (OC) Rakernas II DMI.

Pengurus PP DMI lainnya yang hadir ialah Ketua Steering Committee (SC) Rakernas II DMI, Drs. H. Muhammad Natsir Zubaidi, yang juga Ketua PP DMI Bidang Sarana Hukum dan Waqaf, Ketua PP DMI Bidang Sosial Kemanusiaan dan Kesejahteraan Ummat, Drs. H. Andi  Mappaganty, M.M., dan Sekretaris PP DMI, Ir. H. Muhammad Suaib Didu, M.M.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani