Pelantikan PBNU, 10.000 Jama’ah Diprediksi Padati Masjid Istiqlal

DMI.OR.ID, JAKARTA – Sekitar 10 ribu warga Nahdliyin di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), Jawa Barat, Banten dan sekitarnya diprediksi hadir dalam acara Pelantikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masa Khidmah 2015-2020 pada Sabtu (5/9) esok di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Ketua panita acara pelantikan PBNU masa khidmat 2015-2020, Dr. Eman Suryaman, menyatakan hal itu pada Kamis (3/9) sore di Kantor PBNU, Jakarta, sebagaimana dikutip dari laman www.nu.or.id.

“Rencananya, acara akan dimulai dengan gelaran Shalawat dan Istighotsah untuk Keselamatan Bangsa pada Pukul 10.00 WIB. Diperkirakan, 10 ribu warga NU di sekitar Jabodetabek, Jawa Barat dan daerah lain akan hadir dalam kegiatan  ini,” tutur Eman.

Kegiatan ini, lanjutnya, terbuka untuk umum dan dari golongan manapun karena NU bukan milik NU, melainkan milik masyarakat. Panitia akan sangat senang dengan kehadiran dari golongan manapun.

“Infromasi yang sudah kami terima, acara ini bakal meriah luar biasa. Sampai sore ini (3/9), tampaknya persiapan sudah berlangsung baik dan tidak ada hambatan yang berarti. Urusan teknis berlangsung baik,” paparnya.

Apalagi, ungkapnya, lobi dengan pihak-pihak diluar NU, termasuk dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla juga sudah dilakukan.

“Baik Presiden Jokowi maupun Wapres Kalla sama-sama senang dengan rencana pelantikan pegurus PBNU ini. Keduanya sangat berharap kepengurusan ini mampu melaksanakan hasil rekomendasi Muktamar yang telah kami sampaikan kepada keduanya,” jelas mantan Ketua Pengurus Wilayah (PW) NU Jawa Barat yang akan dilantik menjadi Ketua PBNU itu.

Menurut inisiator pendiri kampus Universitas NU (UNU) Cirebon itu, masyarakat luas yang ingin bersilaturrahim dengan pengurus PBNU juga dapat hadir di acara ini. Ia pun berharap agar warga NU yang akan hadir di Masjid Istiqlal dapat mengikuti acara pelantikan dengan tertib dan khidmat.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

Bagikan ke :