DMI.OR.ID, DEPOK – Pengurus Pimpinan Pusat (PP) Korps Muballigh-Muballighah (KMM) Dewan Masjid Indonesia (DMI) telah bersama-sama menuliskan kesan dan pesan sekaligus menandatangani spanduk kegiatan  Workshop KMM DMI pada Sabtu (27/7) siang.

Workshop KMM DMI ini mengangkat tema Peningkatan Kapasitas Pengurus KMM DMI Dalam Rangka Membangun Organisasi Secara Ikhlash, Profesional, Modern, dan Memberikan Manfaat Maksimal Kepada Umat. Acara ini berlangsung di Wisma Hijau, Cimanggis, Kota Depok, pada Jumat (26/7) hingga Sabtu (27/7).

Berdasarkan pantauan DMI.OR.ID, spanduk itu ditulis dan ditandatangani dengan spidol berwarna kuning emas oleh sekitar 30 peserta dan panitia serta narasumber Workshop KMM DMI. Spanduk itu rencananya akan dipasang di Kantor Sekretariat Pusat KMM DMI di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Menurut Ketua PP KMM DMI, Hj. Suryati Uwais, S.Ag., tujuan dari pemasangan spanduk itu ialah untuk memperkokoh soliditas organisasi sekaligus mengingatkan jajaran pengurus PP KMM DMI untuk selalu berjuang dalam membangun organisasi secara ikhlas, profesional, modern, serta bermanfaat bagi umat Islam dan bangsa Indonesia.

“Sekaligus sebagai sarana untuk mempererat jalinan silaturahim antar pengurus PP KMM DMI,” imbuh Hj. Suryati pada Sabtu (27/7), saat menutup secara resmi Workshop KMM DMI.

Selain itu, KMM DMI juga berupaya menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Hal ini terbukti dengan hadirnya Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pemanfaatan Sumber Dana Bantuan Sosial (Bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) RI, H. Ibnu Solihin, S.Sos., M.Si., selaku narasumber dalam acara ini.

H. Ibnu Sholihin memaparkan materi tentang sejumlah peluang kerja sama antara KMM DMI dengan Kemensos RI dalam bidang sosial. Antara lain dalam bidang pemberdayaan sosial masyarakat.

“Jadi KMM DMI dapat membentuk lembaga pemberdayaan sosial masyarakat yang terdaftar secara legal di Kemensos RI. Cukup banyak dana-dana dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang dapat digunakan dan dikerjasamakan oleh lembaga ini,” jelasnya.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani