DMI.OR.ID, JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) telah menyerahkan dua kontainer berisi 25 ribu botol karbol ke Pimpinan Wilayah (PW) DMI Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta pada Jumat (3/4) di kantor PW DMI Provinsi DKI Jakarta, Kompleks Masjid Raya Jakarta Islamic Centre, Kecamatan Koja, Kota Administrasi Jakarta Utara.

Seperti dikutip dari lamanĀ https://news.detik.com/, PW DMI Provinsi DKI Jakarta selanjutnya akan menyalurkan 25 ribu botol karbol itu ke seluruh masjid di DKI Jakarta. Dua kontainer itu diserahkan langsung oleh Ketua Tim Nasional Pencegahan dan Penangkalan (Cekal) COVID-19 DMI, Drs. H. Tatang Hidayat, kepada Ketua PW DMI Provinsi DKI Jakarta, Drs. KH. Makmun Al-Ayyubi.

Dalam prosesi penyerahan ini, turut hadir dua orang Wakil Ketua Tim Nasional (Timnas) Cekal COVID-19 DMI, yakni drg. Muhammad Arief Rosyid Hasan, M.K.M., dan H. Said Aldi Al-Idrus, serta Sekretaris PW DMI Provinsi DKI Jakarta, H. Zulfajri, S.Pd.I.

Selain itu, PP DMI juga akan mengirimkan sebanyak 25 ribu botol karbol ke Provinsi Banten, 50 ribu botol karbol ke Provinsi Jawa Barat (Jabar), 50 ribu botol karbol ke Provinsi Jawa Tengah, dan 100 ribu botol karbol ke Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Wakil Ketua Timnas Cekal COVID-19 DMI, drg. Muhammad Arief Rosyid Hasan, mengonfirmasi hal itu pada Jumat (3/4), dalam keterangan tertulisnya. Menurutnya, distribusi karbol ini sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona jenis baru atau Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) diĀ tempat-tempat ibadah.

“Ikhtiar ini dilakukan sebaga lanjutan dari penyemprotan (desinfektan) oleh relawan pemuda di masjid-masjid, mencegah penyebaran dari rumah ibadah seperti yang terjadi di Iran dan Korea Selatan,” tutur drg. Muhammad Arief Rosyid Hasan.

drg. Muhammad Arief Rosyid Hasan yang juga Ketua Departemen Kaderisasi Pemuda dan Remaja Masjid PP DMI itu pun berharap agar warga dan umat Islam bersikap lebih waspada terhadap penyebaran wabah COVID-19.

“Warga dan pemuda masjid khususnya harus menjadikan pandemi corona sebagai momentum bersama untuk menjaga dan meningkatkan kebersihan,” ujarnya.

Harapannya, lanjut drg. Muhammad Arief, warga dan umat Islam khususnya bisa belajar untuk lebih waspada terhadap penyebaran virus Corona ini, karena musuh tidak terlihat.

“Penyebaran yang masif dari rumah ibadah juga terjadi di Korea Selatan dan Iran. Agar Indonesia tidak mengalami hal yang sama, maka umat Islam harus memperhatikan kebersihan diri, lingkungan,dan masjid,” paparnya.

Selain itu, ucapnya, hadits Rasulullah Muhammad Shallallahu A’laihi Wa Sallam (SAW) bahwa kebersihan itu sebagian dari imah juga harus ditegakkan. “Ini momentumnya,” imbuh Muhammad Arief.

“Hadis kebersihan sebagian dari iman itu harus ditegakkan, ini momentumnya. Umat Islam harus bersih dan sehat, masjid sebagai etalasenya harus benar-benar memperhatikan hal ini,” ungkapnya.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani, S.I.P., M.Si.

Anggota Tim Nasional Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 DMI