DMI.OR.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Umum (Waketum) Pimpinan Pusat (PP) Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Dewan Masjid Indonesia (DMI), Drs. H. Syafruddin, M.Si., telah menutup secara resmi Rapat Kerja (Raker) Pimpinan Pusat (PP) Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) DMI pada Ahad (12/5) malam di Jakarta, bertepatan dengan 7 Ramadhan 1440 Hijriah.

Raker PP PRIMA DMI ini mengangkat tema Tata Administrasi, Penguatan Organisasi dan Perumusan Program Kerja PP PRIMA DMI dan berlangsung sejak Sabtu (11/5) hingga Ahad (12/5) malam.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Ketua PP DMI, Drs. H. Muhammad Natsir Zubaidi, Ketua Departemen Komunikasi, Informasi (Kominfo), Pengembangan Arsitektur dan Infrastruktur Masjid PP DMI, Ir. H. Ahmad Sugiarto, M.M., dan Sekretaris Jenderal PP DMI, Drs. H. Imam Addaruquthni, M.A.

Hadir pula Ketua Umum Perempuan Peduli Pembangunan Daerah Indonesia (P3DI), Dr. Sri Sundari, S.H., M.M., sebagai narasumber.

Berdasarkan pantauan DMI.OR.ID, Waketum PP DMI, H. Syafruddin, menyatakan bahwa sebagai kaum muda Islam, remaja masjid harus bersiap menyongsong peradaban baru Islam dengan membuka cakrawala seluas-luasnya melalui perantaraan teknologi digital.

“sebagai kaum muda Islam, remaja masjid harus bersiap dalam menyongsong peradaban baru Islam, membuka cakrawala berpikir seluas-luasnya melalui perantaraan teknologi digital. Saat ini, dunia sedang mengalami kemajuan pesat, termasuk perkembangan peradaban Islam,” tuturnya pada Ahad (12/5) malam.

Peradaban Islam di berbagai belahan dunia, lanjutnya, sedang mengalami kemajuan pesat di Asia, Eropa, Amerika, dan di berbagai belahan dunia. “Sebagai remaja masjid, anda harus bersiap diri sebagai generasi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinanumat demi kepentingan Islam, bangsa dan negara,” ucapnya.

“Indonesia memiliki jumlah umat Islam terbesar di dunia. Dampaknya, umat Islam di Indonesia akan sangat merasakan perubahan di segala bidang, paling cepat tahun 2036 dan paling lambat pada tahun 2045. Perubahan ini juga akan terjadi di berbagai belahan dunia,” paparnya.

Waketum PP DMI yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB) itu pun menyarankan agar generasi muda remaja masjid tidak terlau cepat untuk terjun ke dunia politik. “Perbanyak pengalaman terlebih dahulu untuk pengembangan di bidang entrepreneur dan pengembangan ekonomi keummatan,” harapnya.

Remaja masjid, ujarnya, juga harus mengembangkan bidang-bidang yang terfokus untuk kemaslahatan umat dan kejayaan Islam. “Walaupun sesungguhnya peradaban Islam itu tidak bisa dilepaskan dari aspek politik,” ungkapnya.

“Kembangkan terus kreatifitas, dan ikuti terus perkembangan teknologi dengan hal-hal yang positif. Selamat atas terlaksananya Raker PP PRIMA DMI,” ungkapnya.

H. Syafruddin pun berharap agar Raker PP PRIMA DMI ini dapat membuahkan hasil yang bermanfaat dalam merajut pengabdian tulus dan ikhlash.

“Pengabdian yang tulus dan ikhlash sebagai muharrik masjid, menjadi generasi pemimpin Muslim sejati, Imaamul Muttaqien, yang bermanfaat sebesar-besarnya bagi agama, bangsa, dan negara, untuk Islam yang Rahmatan lil A’lamin,” jelasnya.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani