DMI.OR.ID, JAKARTA – Ibadah shaum atau berpuasa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan merupakan keistimewaan yang Allah SWT perintahkan dan hukumnya wajib bagi orang-orang yang beriman, sehingga tidak ada kewajiban serupa bagi orang-orang yang tidak beriman kepada Allah SWT.

Sekretaris Departemen Sarana, Hukum dan Waqaf Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI), Drs. H. Fahmi Salim, MA, menyatakan hal itu dalam tausihyah atau siraman rohaninya pada Rabu (17/6) siang dalam kegiatan Tarhib Ramadhan bertema Ceria Menyambut Ramadhan 1436 H.

Kegiatan ini bertempat di Gedung Graha Multimedia, Divisi Digital Bisnis (DDB) – Kantor PT. Telkom Indonesia, lantai VI, Jakarta. Kegiatan Tarhib Ramadhan ini diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat (PP) DMI bekerjasama dengan PT. Telkom Indonesia, Jakarta Digital Valley (Jak Diva), dan Indonesia Syiar Network (ISN).

“Kewajiban berpuasa bagi orang beriman sangat jelas seperti tertulis pada firman Allah SWT dalam Alqur’an Surat Al-Baqarah Ayat 183, Ya ayyuha al-ladhina “amanu kutiba ‘alaykumu als-siyamu kama kutiba ‘ala alladhina min qablikum la’allakum tattaquna,” tutur Ustadz Fahmi dalam taushiyahnya pada Rabu (17/6).

Ibadah shaum, lanjutnya, bertujuan untuk meningkatkan derajat kemuliaan dan ketaqwaan seorang hamba (manusia) kepada Allah SWT. Bulan Ramadhan laksana karantina khusus bagi orang-orang beriman untuk menempa jiwa serta mensucikan hati dan pikiran kita selaku hamba-hamba Allah SWT.

“Bulan Ramadhan harus secara maksimal digunakan untuk mengisi kembali (recharge) keimanan kita kepada Allah SWT setelah menjalani kehidupan selama satu tahun sebelumnya,” paparnya.

Ibarat mobil yang terus-menerus dipakai selama satu tahun, tentu spare part-nya (onderdil dan mesin) banyak mengalami penyusutan fungsional, sehingga perseneling, ban mobil, dan oli harus diperiksa dengan baik kondisinya, harus turun mesin setahu sekali agar performanya menjadi baru.

“Seperti itu pula keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, harus di-recharge di bulan Ramadhan. Sebulan penuh saat Ramadhan nanti, kita harus betul-betul konsentrasi untuk beribadah kepada Allah SWT untuk mendapatkan pencerahan rohani dan memperkokoh keimanan kepada Allah SWT,” jelasnya.

Menurutnya, Rasulullah Muhammad SAW pernah bersabda hendaknya setiap Muslim berupaya menjadi orang alim atau berilmu, jika tidak bisa maka jadilah orang yang mempelajari dan mencari ilmu (muta’allim), jika tidak bisa juga maka jadilah orang yang mendengarkan ilmu (sami’na).

“Namun, sabda Rsulullah, janganlah menjadi orang yang hasud atau iri kepada orang lain. Sifat hasud ini akan mencukur atau menghanguskan amal ibadah kita kepada Allah SWT. Puasa Ramadhan kita akan sia-sia jika masih ada sifat hasud ini,” tegasnya.

Bulan Ramadhan ini, lanjutnya, adalah bulan Al-Quran, Syahrul Qur’an, jadi jangan sia-siakan Ramadhan tanpa membaca kitab suci Al-Qur’an, kitab yang memberi petunjuk bagi ummat manusia dan pembeda bagi orang-orang yang beriman, minal huda wal furqan.

Ustadz Fahmi pun menyambut baik dan mendukung kegiatan Tarhib Ramadhan yang diselenggarakan oleh DMI, ISN dan PT Telkom ini. “Kegiatan ini merupakan kolaborasi positif antara dunia kreatif dengan dakwah dan syiar Islam,” paparnya.

Dalam kegiatan ini Wakil Ketua Umum (Waketum) Pimpinan Pusat (PP) DMI, Drs. KH. Masdar Farid Mas’udi, MA, berkenan memberikan sambutan dan taushiyah di hadapan lebih dari 100 hadirin di acara ini.

Taushiyah Kiai Masdar ini terkait erat dengan situasi dan kondisi ummat Islam secara global serta dukungan untuk program kerja sama PP DMI dengan PT. Telkom Indonesia di bulan Ramadhan 1436 Hijriah ini.

Dari PP DMI hadir antara lain Sekretaris PP DMI, Dr. H. Munawar Fuad Noeh, Bendahara PP DMI, Dra. Hj. Dian Artida, Sekretaris Departemen Komunikasi, Informasi (Kominfo), Hubungan Antar Lembaga (Hubla) dan Luar Negeri (Hublu) PP DMI, H. Hery Sucipto, Lc, MM, dan Anggota Departemen Pengembangan Ekonomi Umat dan IPTEK, Ir. H. Sugijono, SE.

Dalam presentasinya di depan para hadirin, Hery Sucipto memaparkan program-program yang telah, sedang dan akan dilakukan oleh PP DMI, seperti program pembenahan akustik masjid yang juga program utama PP DMI.

Program lainnya ialah pembangunan fasiltas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berbasis masjid yang bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Hery juga memaparkan program kerja sama DMI dengam PT. Telkom Indonesia, ISN dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), yakni Sayembara Desain Arsitektur Masjid (SDAM), Nurul Amal, Muara Gembong, Bekasi.

Sementara dari PT. Telkom Indonesia, hadir Executive General Manager (GM)–Divisi Digital Business PT. Telkom Indonesia, Ahmad Sugiarto, yang memberikan sambutan selaku tuan rumah. Ia juga memaparkan rencana program kegiatan PT. Telkom Indonesia dan PP DMI selama bulan Ramadhan ini.

Hadir pula GM Digital Home & Life PT Telkom – DDB, Agus Suhartono, GM Platform & e-commerce PT Telkom – DDB, Zuhed Nur, dan OSM Experience Management PT Telkom – DDB, Jauhari Tontowi, serta GM Marketing & Customer Engagement DDB-PT. Telkom, Afianto Mukti Haribowo.

Hadir pula pasangan pendiri ISN, H. Mirza Muhammad dan Hj. Ria Renny Christiana, serta para volunteer yang aktif di ISN seperti Rakai Panangkaran, Mona Iqbal, Rani Kashmir, dan Dewi R. Amalsyah.

Dalam kesempatan ini, ISN juga meluncurkan kegiatan Leadership Training Program bagi anak-anak dengan tema Semua Selalu Sederhana, pada bulan Ramadhan 1436 Hijriah. Kegiatan lainnya ialah Love Notes 4 dengan tema Mau Kaya? Nikah yang akan segera dilaksanakan.

Kegiatan ini semakin meriah dengan penampilan vokalis grup musik Debu, brother Musthofa, yang tampil dengan gitar klasik khas timur tengah, Mesir, yang membawakan dua buah lagu, yakni Malam Ini dan Tetap Bersembahyang. Para hadirin pun terlihat semangat mengikuti alunan musik dari grup Debu.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani