DMI.OR.ID, JAKARTA – Kondisi masjid di Indonesia memiliki kemiripan dengan masjid-masjid di Pakistan, yakni sebagian besar (99 persen) masjid dibangun secara mandiri oleh masyarakat. Hanya sedikit masjid yang dibangun oleh pemerintah.

Wakil Presiden (Wapres) RI, DR. H. Muhammad Jusuf Kalla, yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI), menyatakan hal itu pada Kamis (18/2) sore.

Tepatnya, dalam sambutan di acara Pelantikan Pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta Masa Bhakti 2015-2020 dan Pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) DMI Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Agung, Kantor Gubernur DKI Jakarta, pada Kamis (18/2) siang, bertepatan dengan 9 Jumadil U’la 1437 Hijriah. Saat itu, Wapres Kalla hadir dengan menggunakan kemeja batik lengan panjang berwarna ungu, lengkap dengan kopiah hitam dan kacamata.

“Di dunia ini, hanya ada dua negara dimana masjid dibangun sebagian besar oleh masyarakatnya sendiri, yakni Pakistan dan Indonesia. Jadi, warna masjid itu adalah warna masyarakat (di sekitarnya). Alhamdulilah, kita ada dorongan bersama untuk membangun masjid,” tutur Wapres Jusuf Kalla pada Kamis (18/2) sore.

Dibandingkan dengan Malaysia, lanjutnya, semua masjid di sana dibangun oleh pemerintah. Jadi, semua pengurus masjid di sana harus membangun suasana tenteram (tidak bertentangan) dengan pemerintah.

Menurutnya, DMI juga sedang membangun sistem online yang dapat menghubungkan masjid dengan para muballigh, da’i, serta jama’ah dan masyarakat umum, termasuk informasi kegiatan di masjid.

“Masyarakat yang ingin tahu kegiatan di masjid tinggal cari di internet, termasuk siapa muballigh dan da’inya. Kalau gojek saja bisa diatur dan dicari dengan sistem online, masa masjid tidak bisa disatukan dan diatur sistemnya secara online?” paparnya.

Berdasarkan pantauan DMI.OR.ID, Wapres Kalla didampingi oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ir. Basuki Tjahaya Purnama, M.M., Wakil Ketua Umum PP DMI, Drs. KH. Masdar Farid Mas’udi, M.Si., dan Ketua PW DMI Provinsi DKI Jakarta, Drs. KH. Ma’mun Al-Ayyubi  .

Adapun Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP DMI, Drs. H. Imam Addaruqutni, M.A., membacakanSurat Keputusan PP DMI Nomor: 013/PP-DMI/I/2016 Tentang Pengukuhan Pengurus Pimpinan Wilayah DMI Provinsi DKI Jakarta tertanggal 20 Januari 2016.

Dalam acara yang berlangsung dari Pukul 14.00 hingga Pukul 15.30 WIB ini, turut hadir sejumlah pengurus PP DMI seperti Ketua PP DMI Bidang Sarana Hukum, dan Wakaf, Drs. H. Muhammad Natsir Zubaidi, dan Ketua PP DMI Bidang Kesehatan, Lingkungan Hidup, dan Kepemudaan, Prof. Dr. dr. H. Fachmi Idris, M.Kes.

Turut hadir Ketua PP DMI Bidang Pengebangan Ekonomi Umat dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK),  Drs. H. Abdilla Fauzi Achmad, MBA, AAIK., dan Ketua PP DMI Bidang Sosial Kemanusiaan dan Kesejahteraan Umat, Drs. H. Andy Mappaganty, M.M.

Hadir pula Sekretaris PP DMI, Dr. H. Ifan Haryanto, M.Sc.,  dan H. Syahrul Ujud, SH., Sekretaris Departemen Komunikasi, Informasi, Hubungan Antar Lembaga (Hubla), dan Luar Negeri (Hublu) PP DMI, H. Hery Sucipto, Lc., M.M., dan Sekretaris Departemen Sosial Kemanusiaan dan Kesejahteraan Umat PP DMI, Drs. H. Erizal Rivi, APTH.

Acara ini dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan sambutan Ketua Panitia, KH. Ma’mun Al-Ayyubi. Acara berlanjut dengan pembacaan SK PP DMI Tentang Pengukuhan Pengurus PW DMI Provinsi DKI Jakarta.

Kemudian, acara berlanjut dengan silaturrahim Wapres Kalla dengan jajaran Pengurus PW DMI Provinsi DKI Jakarta. Tampak Wapres Kalla menyalami satu per satu pengurus yang baru saja dilantik, diikuti oleh Wakil Ketua Umum dan Sekjen PP DMI.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani