DMI.OR.ID, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, telah berangkat dari Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk menuju Kabul, Afghanistan, pada Selasa (27/2) pagi, sekitar Pukul 06:15 WIB.

Seperti dikutip dari laman http://internasional.republika.co.id, Wapres Kalla yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) itu berangkat dalam rangka misi perdamaian Indonesia di Afghanistan sekaligus menjadi pembicara tamu (key note speaker) dalam Kabul Peace Process Conference, tepatnya dalam High Peace Council.

Wapres Kalla dijadwalkan berada di Afghanistan sejak Kamis (27/2) hingga Sabtu (1/3). Beliau diminta untuk berbagai pengalaman saat terlibat aktif dalam proses penyelesaian sejmulah konflik di Indonesia seperti Konflik Aceh, Poso, dan Ambon.

Kunjungan diplomatik ini sekaligus menjadi tindak lanjut Kunjungan ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari dukungan riil Indonesia dalam proses perdamaian di Afghanistan.

“Saya akan berbicara pada konferensi, namanya Kabul Process di sana, (bagaimana) pengalaman-pengalaman kita di Indonesia, untuk memikirkan jalan-jalan (perdamaian) yang terbaik,” tutur Wapres Kalla pada Selasa (27/2) pagi.

Saat berada di Lanud Halim Perdanakusuma, Wapres Kalla dilepas secara resmi (protokoler) oleh Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Drs. H. Anies Rasyid Baswedan, M.A., Ph.D., yang juga anggota Majelis Pakar PP DMI, dan Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman RI, Jenderal TNI (Purn). Luhut Binsar Panjaitan.

Turut hadir Menko Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukkam) RI, Jenderal TNI Dr. H. Wiranto, S.H., yang ikut melepas Wapres Kalla di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Wapres Kalla juga dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden Republik Islam Afghanistan, Dr. Ashraf Ghani Ahmadzai, dan Ketua High Peace Council Afghanistan, Mohammad Karim Khalili, selama berada di Afghanistan.

Berdasarkan rilis dari Juru Bicara (Jubir) Wapres RI, Drs. H. Husain Abdullah, M.Si., tertulis bahwa tujuan utama dari kunjungan Wapres Kalla ke Afghanistan ialah menindaklanjuti misi perdamaian RI di negeri yang sudah berkonflik lebih dari 40 tahun itu melalui Kabul Peace Process Conference.

“Pihak Afghanistan berharap banyak pada  Indonesia untuk bisa menjadi penengah dari konflik dalam negeri yang tak kunjung usai. (Apalagi) Presiden Ghani maupun Mohammad Karim Khalili sudah pernah mengunjungi Indonesia untuk belajar serta melihat kemajemukan dan toleransi di Indonesia,” jelas Husain Abdullah seperti dikutip dari laman https://www.viva.co.id.

Dalam misi perdamaian ke Afghanistan ini, Wapres Kalla turut didampingi oleh anggota Majelis Pakar PP DMI, Prof. H. Azyumardi Azra, M.A., Ph.D., yang juga Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, serta Utusan Khusus Presiden RI untuk Timur Tengah dan Organisasi Konferensi Islam (OKI), Prof. Dr. H. Alwi Abdurrahman Shihab, M.A., Ph.D.

Wapres Kalla juga turut didampingi oleh Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri), Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi (Pol) Drs. H. Syafruddin, M.Si., yang juga Wakil Ketua Umum (Waketum) PP DMI. Adapun Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Dra. Retno Lestari Priansari Marsudi, S.I.P., L.L.M., turut mendampingi Wapres dan telah tiba di Kabul, Afghanistan.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani