DMI.OR.ID, JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI), DR. H. Muhammad Jusuf Kalla, telah menyaksikan langsung penandatanganan Nota Kesepahaman (Mount of Uderstanding/ MoU) tentang Program Pengembangan Destinasi Wisata Berbasis Masjid antara Pimpinan Pusat (PP) Dewan Masjid Indonesia (DMI) dengan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI.

MoU ini ditandatangani langsung oleh Wakil Ketua Umum PP DMI, Drs. KH. Masdar Farid Mas’udi, M.Si., dan Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Budaya Kemenpar RI, Drs. H. Lokot Ahmad Enda, M.M., pada Kamis (15/6) sore di Balairung Soesilo Soedarman, Kantor Kemenpar RI, Jakarta, dengan disaksikan oleh Menteri Pariwisata RI, Dr. Ir. H. Arief Yahya, M.Sc.

Kemitraan antara DMI dengan Kemenpar RI ini juga mengambil tema Moslem Friendly Destination atau Tujuan Wisata Halal yang Ramah bagi Muslim di Indonesia dan seluruh dunia.

Dalam kegiatan ini, Wapres Jusuf Kalla yang juga Ketua Umum PP DMI turut memberikan kata sambutan seputar pariwisata halal di Indonesia dan kaitannya dengan masjid, serta menyambut positif kerja sama antara DMI dengan Kemenpar RI.

“Ada tiga alasan wisatawan datang mengunjungi suatu daerah atau negara, yakni karena faktor sejarah, keindahan, dan nilai spiritual. Menjadikan masjid sebagai bagian dari pariwisata bukan berarti menjadikan masjid sebagai bentuk komersial, namun memperkenalkannya kepada wisatawan,” tutur Wapres Kalla pada kamis (15/6) sore, seperti dikutip laman www.republika.co.id.

Menurutnya, secara rasional, seseorang ingin masuk ke dalam suatu negeri atau negara karena, salah satunya, ingin melihat masjid. “Tentu kita tidak ingin mengatakan mau ke masjid bayar dulu baru masuk, ndak ada itu, haram itu,” tegasnya.

Berdasarkan pantauan DMI.OR.ID, Sejumlah pengurus DMI turut hadir dalam kegiatan ini, yakni Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP DMI, Drs. H. Imam Addaruquthni, MA., Sekretaris PP DMI, Dr. H. Munawar Fuad Noeh, M.A., dan para Ketua PP DMI, yakni Drs. H. Muhammad Natsir Zubaidi dan Drs. H. Andi Mappaganty, M.M., serta Bendahara Umum PP DMI, Dr. H. Mahfud Sidik, M.Sc.

Turut hadir Bendahara PP DMI, H. Syaifudin Nawawi, S.H., dan Dra. Hj. Dian Artida, Ketua Departemen Pemberdayaan Organisasi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) PP DMI, KH. Abdul Manan Abdul Ghani, yang juga memimpin pembacaan doa, dan Anggota Departemen Kesehatan, Lingkungan Hidup (LH), dan Kepemudaan PP DMI, dr. H. Ivan Rovian, M.K.P.

Hadir juga anggota Departemen Pengembangan Potensi Muslimah dan Anak PP DMI, Hj. Helwana Fattoliya, anggota Departemen Pengembangan Ekonomi Umat (PEU) dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) PP DMI, Ir. H. Sugiono, S.E., dan Drs. H. Muzazin, M.A., serta Ketua Pimpinan Wilayah (PW) DMI Derah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Drs. KH. Makmun al-Ayyubi.

Ketua dan Sekretaris Pimpinan Daerah (PD) DMI Kota Tangerang Selatan (tangsel) pun ikut hadir dalam kegiatan ini, yakni Drs. H. Heli Slamet Soemardi, M.Si., dan H. A. Muhammad Shalahuddin.

Kegiatan ini juga dihadiri para undangan dari mitra kerja Kemenpar RI dalam pengembangan destinasi wisata halal Indonesia, antara lain Masyarakat Ekonomi Syariah Indonesia (MESI), Asosiasi Travel Halal Indonesia (ATHI), perkumpulan Wisata Halal Indonesia (PWHI), Perkumpulan Produk Halal Indonesia (PPHI), dan Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh Indonesia (AMPHURI)

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani